(Todotua Pasaribu/istimewa)
Sender.co.id - Kabinet Merah Putih di era
pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi
terbentuk. Presiden terpilih menempatkan sejumlah politikus hingga sosok
profesional untuk mendukung pemerintahannya pada periode 2024 hingga 2029
mendatang. Salah satu sosok yang dipilih Prabowo untuk menduduki kursi Wakil
Menteri (Wamen) Investasi dan Hilirisasi ini ialah Todotua Pasaribu.
Pria yang akrab disapa Todo itu sebelumnya dikenal memiliki latar belakang yang
kuat di bidang ekonomi sebagai pengusaha. Ia merupakan Chief Executive Officer
(CEO) di Bomba Group, perusahaan holding investasi yang bergerak di sektor
perkebunan, pertambangan, properti, energi serta kontraktor dan logistik hingga
Februari 2023.
Di bawah kepemimpinannya, Bomba Group berhasil memperluas jangkauan bisnisnya
dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Seperti dikutip dari LinkedIn, selain memimpin Bomba Group, Todotua juga
menjabat sebagai Direktur PT. Thopas Artha Nauli sejak tahun 2016. Tidak hanya
itu, pengusaha ini juga pernah menjabat sebagai Direktur PT. Chatura Indonesia
pada tahun 2012, dan sebelumnya menjabat sebagai Operations Manager di PT.
Jagad Energy pada 2005 silam.
Sementara, untuk sepak terjangnya di dunia politik, Todo mulai dikenal setelah
ia menjadi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) untuk pasangan Prabowo
Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan Presiden 2024.
Peran aktifnya dalam kampanye tersebut telah memperkuat posisinya di kancah
politik nasional.
Sehingga usai pelantikan Presiden pada 20 Oktober 2024, Todo resmi ditunjuk
oleh Prabowo sebagai Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi untuk menemani
Menteri Rosan Roeslani.
Dengan latar belakang kuat di bidang ekonomi dan investasi, ia dipercaya untuk
membantu mewujudkan visi besar Presiden Prabowo dalam mencapai target
pertumbuhan ekonomi 8 persen.
Melalui jabatan tersebut, Todo memiliki peran strategis dalam menarik minat
investor global serta memfasilitasi investasi domestik di berbagai sektor
prioritas.
Menurut Todo, salah satu kunci utama untuk mencapai target tersebut adalah
menciptakan iklim investasi yang lebih baik. Hal ini, katanya akan menjadi
salah satu prioritas utama pemerintah Prabowo.
"Pemerintahan berikutnya menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.
Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan memperbaiki iklim investasi.
Selain itu, bagaimana kita bisa memangkas proses birokrasi yang rumit menjadi
lebih sederhana dan efisien," kata Todo beberapa waktu lalu. (VE)
Komentar