(Sarmuji Golkar/istimewa)
Sender.co.id - Partai Golkar tampak legowo
tidak mendapatkan kursi Ketua MPR. artai Golkar menjadi partai politik
terbesar kedua dengan perolehan suara 102 atau sebesar 18 persen. Golkar
seharusnya mendapatkan kursi Ketua MPR.
Menyikapi hal tersebut, Sekjen Partai Golkar Sarmuji menuturkan Golkar
sepenuhnya bakal mengedepankan urusan negara.
"Ini urusan negara ya urusan negara, itu bukan rela enggak rela, tapi
urusan ini kita mencari solusi terbaik untuk negara kita," kata Sarmuji di
Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (2/10).
Sarmuji mengatakan bahwa apapun yang dihasilkan nanti lewat permusyawaratan
rakyat akan diterima oleh Golkar.
"Jadi kalau kita sudah bicara nasionalisme tentang negara kita pasti ingin
yang terbaik yang dihasilkan permusyawaratan itu," ujarnya.
Disinggung mengenai tradisi politik di MPR yang bakal menduduki kursi ketua
adalah partai terbesar kedua, Sarmuji menyampaikan jawabannya secara normatif.
Namun, ia menekankan bahwa proses pemilihan ketua MPR dilaksanakan secara
musyawarah.
"Sebenarnya disebut tradisi itu sesuatu yang berulang kembali terjadi.
Karena ini kan sebenarnya belum bisa disebut tradisi juga baru beberapa kali
kan,” jelasnya.
"Tapi di MPR khusus karena itu musyawarah, jadi karena permusyawaratan jadi dimusyawarahkan dan hasil musyawarah itu bisa sama dengan yang lalu, bisa juga tidak sama dengan yang lalu," tutupnya. (VE)
Komentar