Google Resmi Rilis Vids, Bantu Pengguna Membuat Video Berbasis AI

Tazkiya Fuadah
11 November 2024 05:46 WIB

Sender.co.id - Google resmi meluncurkan Vids, yakni fitur pembuat video yang berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), untuk para pelanggan paket aplikasi produktivitas Google Workspace, Jumat (8/11/2024).

 

Berbasis situs web, fitur ini sebelumnya diumumkan pada awal April lalu, kemudian diuji coba lagi pada Juni. Kini, fitur tersebut sedang dalam tahap penggelontoran untuk pengguna Google Workspace.

 

Alat kecerdasan buatan yang ditenagai model AI Gemini ini, mampu membuat video presentasi (pitching), pemasaran (marketing), video tutorial untuk karyawan magang di sebuah perusahaan, dan masih banyak lagi.

 

Dalam mekanismenya, video ini dibuat dari deskripsi teks, dan file yang kemudian diunggah ke aplikasi pengelola file Google Drive, contohnya dokumen Google Docs.

 

Saat pertama mengakses fitur Google Vids, pengguna akan disambut tampilan "Help me create" (Bantu saya membuat video), yang terbagi menjadi kolom deskripsi dan berbagai desain templat yang bisa dipilih.

 

Dalam kolom tersebut, pengguna bisa menambahkan deskripsi seperti "Buat video ringkasan pemasaran penjualan mobil".

 

Pengguna pun mengetuk tombol "@" di papan ketik, kemudian menuliskan nama file dokumen di Google Drive yang ingin diubah menjadi video.

 

Sesudah menekan tombol "Create", Google Vids akan memberikan alur topik yang akan dibahas di video, yang bisa dimodifikasi atau dihapus sesuai keinginan pengguna.

 

Selanjutnya, pengguna akan diminta untuk memilih desain visual video tersebut. Google Vids pun akan menciptakan video sesuai dengan alur yang diatur, dilengkapi dengan gambar, musi latar belakang, video stok (stock video), dan skrip video.

 

Bisa juga menggunakan suara AI untuk menarasikan video. Di luar dari templat, pengguna dimungkinkan untuk menambahkan foto dan videonya sendiri lewat studio perekaman virtual.

 

Pada fitur ini juga memungkinkan pengguna membuat audio narasi dengan suara sendiri, dengan dapat langsung merekam diri sendiri, sambil memanfaatkan teleprompter bawaan berisi skrip buatan AI Gemini.

 

Pengguna juga artinya diberi kebebasan apabila ingin membuat video secara mandiri, dengan memanfaatkan teknologi AI hanya untuk bagian yang dinilai memang membutuhkan bantuan AI, misalnya voice over.

 

Dapat disimpulkan bahwa Google Vids berbeda dari alat Meta Movie Gen dan OpenAI Sora, sebagaimana dikutip dari Engadget, Minggu (10/11/2024).

 

Google Vids tidak membuat video dari nol, tetapi membuat tayangan slide dari berbagai jenis media (gambar, video dll), yang kemudian diompilasian berdasarkan konten dokumen yang diunggah pengguna.

 

Google Vids yang merupakan bagian dari Google Workspace, sehingga pengguna bisa berkolaborasi dengan pengguna lainnya secara real-time, mirip seperti Google Docs dan Google Sheets.

 

Google Vids ini diperuntukkan bagi para pelanggan layanan Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Essentials, Enterprise Essentials, dan Enterprise Essentials Plus.

 

Untuk layanan ini pengguna bisa berlangganan  Google Workspace dengan harga mulai dari 8 dollar AS atau setara Rp 125.422. (TF)

Komentar