Prabowo Temui Putin, Indonesia kembali Kirim Pelajar ke Rusia Seperti Tahun 60an

Veridial
01 August 2024 10:40 WIB

Sender.co.id - Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Indonesia terpilih Prabowo Subianto membawa misi kerja sama pada sektor ketahanan pangan, keamanan, energi, serta Pendidikan, saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, Rusia, Rabu (31/7) Waktu setempat. 

Mengenakan jas dan kopiah hitam, Prabowo mengawali pertemuan dengan menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk Putin. 

"Saya menyampaikan salam hormat dari Presiden saya, Joko Widodo, saya lapor kepadanya bahwa Anda akan menerima saya," kata Prabowo. 

Tak lupa, Prabowo menyampaikan selamat kepada Putin yang kembali terpilih sebagai presiden Rusia. Ia menegaskan akan terus menjaga hubungan bilateral RI dan Rusia.

Bersama Putin, Prabowo membahas sejumlah hal terkait penguatan kerja sama kedua negara, mulai dari pendidikan, pariwisata, ketahanan pangan pertahanan hingga energi nuklir. 

"Penekanan utama saya pada bagian ketahanan pangan, keamanan energi, dan pendidikan," kata Prabowo. 

Di bidang energi nuklir, Prabowo mengatakan saat ini sedang mendalami dan berdiskusi terkait potensi kerja sama dengan pihak Rusia.  Secara spesifik di bidang pendidikan, Prabowo bakal mengirim putra-putri terbaik Indonesia ke Rusia melalui program beasiswa. 

“Saya berencana memulai program beasiswa besar-besaran untuk mengirim siswa kami ke luar Indonesia,” kata Prabowo. 

Prabowo juga mengatakan bahwa Indonesia akan mengutamakan pelatihan medis. 

“Karena kami kekurangan 116.000 dokter, dokter medis. Jadi kami ingin, jika memungkinkan, untuk mengirim beberapa dari remaja kami untuk belajar di Universitas Rusia,” lanjut Prabowo. 

Untuk itu, Prabowo berencana mengalokasikan anggaran khusus untuk beasiswa. 

“Kami melihat Rusia adalah salah satu negara utama kami yang ingin kami kirimkan putra-putri kami untuk belajar. Faktanya, pada tahun enam puluhan kami mengirimkan banyak generasi muda kami untuk belajar di sini, itu tentang pendidikan,” kata Prabowo.

Prabowo juga mengungkap dukungan atas sejumlah langkah yang akan dilakukan Rusia. Salah satunya rencana membuka Konsulat Jenderal Rusia di Bali. Prabowo juga mengundang Rusia untuk  menghadiri pameran pertahanan yang bakal digelar pada November 2024 mendatang di Indonesia. (*)

Tag

Komentar