Ilustrasi Komunitas HOGI di Solo. (Foto : Istimewa)
Sender.co.id
- Dua
kelompok yang sama-sama menggunakan nama komunitas HOGI, tetapi memberikan
dukungan yang berbeda terhadap pasangan calon yang sedang berkontestasi di
Pilkada Solo.
Pada Pilkada
Solo 2024 sangat diwarnai dengan dinamika di kalangan masyarakat Tionghoa Solo.
Pasalnya, dua kelompok masyarakat Tionghoa yang sama-sama mengatasnamakan
"Hogi" kini memberikan dukungan kepada calon pemimpin Solo yang
berbeda.
Di kelompok
yang pertama ada kelompok "Pasti Hogi," mendukung pasangan calon
nomor urut 2, yakni Respati Ardi dan Astrid Widayani. Kelompok ini menggelar
deklarasi dukungan di Resto Tirai Bambu Solo, pada Kamis malam. Dalam deklarasi
tersebut diikuti oleh ratusan masyarakat Tionghoa dari Kota Solo
"Atas
rahmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, kami komunitas Tionghoa Surakarta yang
tergabung dalam Pasti Hogi menyatakan mendukung dan turut memenangkan pasangan
nomor urut 2 calon wali kota dan wakil wali kota Surakarta 2025-2030, Respati
Ardi dan Astrid Widayani," kata para peserta ketika menirukan deklarasi
yang dibacakan.
Dengan sebuah
piagam dukungan itu kemudian didokumentasikan dan diterima calon Wali Kota
Respati Ardi. Sementara ketua Pasti Hogi, Rutnianingsih, dan Pembina Pasti
Hogi, Fatchurrohman menerimakan langsung piagam tersebut.
Menurut
Yustina Putri Damayanti salah satu relawan Pasti Hogi, dukungan tersebut
disebabkan adanya keresahan masyarakat Tionghoa.
"Kami
sadar kami minoritas, tapi kami ada di sini untuk mendukung Mas Respati dan
Mbak Astrid. Selama ini yang terjadi dalam politik, kaum minoritas hanya
diminta suaranya namun kemudian banyak diabaikan," ungkap Yustina.
Pada
kesempatan yang berbeda, kelompok kedua adalah kelompok dengan nama "Group
Hogi". Mereka tegas mendukung
pasangan calon Wali Kota Solo nomor urut 1, Teguh-Bambang Gage. Bahkan kelompok
ini sudah berbadan hukum yang sah.
HOGI sendiri
berasal dari sebutan Hopinge Gibran yang artinya teman Gibran.
Sementara itu,
Fatchurrahman Nugroho Ketua Umum Relawan Prabowo Gibran, menyebut bahwa beda
pilihan dalam kontestasi pilkada adalah hal yang biasa.
"Respati
maupun Teguh semuanya baik. Meski semua berawal dari satu yakni Hopinge Gibran
(Hogi), sebaiknya kelompok Pasti Hohi tetap menghormati Harris Ong yang
mendukung paslon berbeda," jelasnya.
Pasti HOGI
merupakan Grup Hogi yang mendukung Respati. Sementara pendukung Teguh-Gage
menggunakan nama Relawan Hopinge Teguh-Gage.
"Intinya
nggak usah baper. Mari kita sambut Pilkada Solo dengan riang gembira,"
kata Fatchurrahman Nugroho. (TF)
Komentar