TPNPB-OPM Ancam Tembak Pesawat Sipil yang Lewat Area Konflik

Veridial
05 August 2024 12:49 WIB


Sender.co.id - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) mengklaim telah menembaki sebuah pesawat sipil di Bandara Sinak pada Jumat, 2 Agustus 2024, sekitar pukul 10 pagi.

 

Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyebutkan bahwa dalam serangan itu terjadi baku tembak antara militer TNI dan pasukan TPNPB OPM Kodap Sinak selama dua jam, hingga pukul 12.00 WIB siang.

 

“Militer pemerintah telah melancarkan serangan dengan menembakkan dua bom mortir dan tiga granat yang diluncurkan menggunakan drone ke arah pasukan TPNPB,” ujar Sebby dalam pernyataan tertulisnya pada Senin, 5 Agustus 2024. Namun, tambahnya, pasukan TPNPB Kodap Sinak berhasil menghindari serangan tersebut.

 

Menanggapi kejadian ini, Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB OPM meminta Presiden Jokowi serta Panglima TNI dan Polri untuk memastikan penerapan hukum humaniter selama konflik bersenjata di Papua Barat. Mereka menyebutkan bahwa serangan kali ini membahayakan nyawa warga sipil serta merusak kebun milik warga.

“Selama penembakan dua bom mortir dan tiga granat ke arah pasukan TPNPB OPM, sasaran tidak mengenai tempat yang tepat,” ungkapnya.

 

TPNPB OPM juga mengumumkan bahwa pesawat sipil tidak seharusnya memasuki area konflik bersenjata. Sebby menyatakan bahwa jika pesawat masuk ke wilayah tersebut, maka akan menjadi target utama serangan mereka. Menurut pengakuan OPM, militer Indonesia sering menggunakan pesawat sipil untuk mengangkut pasukan dan logistik ke daerah konflik di Papua.

 

TPNPB OPM Kodap Sinak menambahkan bahwa hingga Sabtu, 3 Agustus, situasi di Kabupaten Puncak masih dalam status siaga 1 dengan kekuatan penuh dari aparat militer Tanah Air. “Seluruh pos militer Indonesia telah dilengkapi dengan lebih dari dua bom mortir dan puluhan granat untuk menghadapi serangan yang dilancarkan oleh pasukan TPNPB OPM terhadap aset militer Indonesia,” tutupnya. (DY)

 

Sc: Tempo

 

Tag

OPM

Komentar