Waspada! Ada "Celah" di Whatsapp, Jangan Unduh File atau Klik Link Sembarangan

Tazkiya Fuadah
19 October 2024 20:02 WIB

Bug atau Celah keamanan baru telah ditemukan pada aplikasi perpesanan gratis WhatsApp (WA). Celah ini memungkinkan hacker atau para peretas untuk menyalahgunakan fitur Multi-Device di WhatsApp, yakni fitur yang memudahkan satu akun WhatsApp digunakan pleh beberapa perangkat secara bersamaan.

 

Lewat fitur tersebut para peretas dapat mengetahui, serta sistem operasi (OS), jenis dan jumlah perangkat yang dipakai pengguna saat mengakses WhatsApp, sehingga peretas atau hacker tersebut tinggal mencari strategi untuk menyerang perangkat pengguna. Contohnya, jika pengguna memakai perangkat dengan sistem operasi Windows, peretas pun akan mengirim software berbahaya (malware/malicious software) yang bisa meretas Windows, namun jika pengguna memanfaatkan Android, malware yang dikirim pun disesuaikan.

 

Adapun celah tersebut ditemukan oleh Zengo sebuah perusahaan pakar keamanan dari perusahaan pembuat dompet kripto.

 

Tal Be'ery  Co-Founder dari Zengo, mengatakan bahwa celah keamanan ini disebabkan karena WhatsApp menghasilkan kode identifikasi pesan (message ID) yang tidak sama atau berbeda, tergantung platform yang dipakai oleh pengguna, baik Android, Windows,  iPhone maupun MacOS.

 

Sebagai contoh, gawai iPhone menggunakan 20 karakter dengan kode awal (prefix), sedangkan smartphone Android menghasilkan message ID dengan 32 karakter. Pada sisi lain, jumlahnya di WhatsApp Desktop untuk Windows adalah 18 karakter.

 

Pesan ID inilah yang bisa dilihat dan dimanfaatkan peretas untuk mendapatkan informasi pengguna, yang kemudian diikuti dengan percobaan pengiriman malware.

 

"Kami menemukan bahwa implementasi WhatsApp (di platform) berbeda menghasilkan message ID berbeda, yang memungkinkan kami untuk mengidentifikasi mereka, guna mengetahui apakah pesan tersebut berasal dari Windows," ujar Be'ery.

 

Yang harus dicatat ialah, celah keamanan ini belum dieksploitasi secara luas, tetapi ada baiknya untuk para pengguna berhati-hati dengan tidak asal mengeklik tautan (link) atau mengunduh file secara sembarangan.

 

Meta (induk Facebook, WhatsApp, Instagram) sudah diminta peneliti di Zengo untuk menanggulangi celah kerusakan ini. Per 16 Oktober 2024, Meta sudah mengakui laporan bug tersebut, tetapi tidak memberi tahu kapan akan memperbaikinya.

 

"Kami menghargai (laporan) kiriman peneliti itu, Kami tetap fokus untuk melindungi pengguna kami dari berbagai serangan, sekaligus memastikan kami dapat menjalankan layanan yang digunakan lebih dari 2 miliar orang di seluruh dunia dengan lancar," kata juru bicara Meta.

Sebelumnya, di Zengo tim pakar keamanannya juga menemukan celah kerusakan di fitur View Once WhatsApp. Dimana fitur ini memungkinkan pengguna mengirim foto dan video yang akan hilang ketika dilihat sekali oleh penerima.

 

Celah tersebut mengizinkan pengguna untuk membuka pesan View Once berulang kali, sehingga dapat berisiko bagi privasi pengguna yang memanfaatkan fitur itu untuk mengirim pesan atau dokumen penting.

 

Namun, fitur itu sudah diperbaiki sejak 12 September 2024 oleh pihak Meta, sebagaimana dilansir dari KompasTekno dari GizChina, Jumat (18/10/2024). saat ini pengguna tinggal menunggu Meta untuk memperbaiki celah fitur Multi-Device. (TF)

Komentar