(Ilustrasi/serambiindonesia)
Sender.co.id – Aksi Anggota DPRD Lampung Tengah berinisal MSM yang diduga buang tembakan dalam acara adat resepsi pernikahan di Mataram Ilir, Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah mngakibatkan Salam (40) tewas pada Sabtu (7/7/2024) pukul 10.00 WIB.
Peristiwa maut itu terjadi di sebuah acara resepsi pernikahan. Sebelum resepsi berlangsung biasanya adat disana menggunakan tembakan atau kembang api yang tujuannya untuk memeriahkan acara.
Bukan jadi meriah, hal itu justru jadi petaka akibat penembak salah perkiraan. Ketika pelatuk ditarik, senpi yang dikira belum terisi amunisi itu justru mengeluarkan peluru mengenai kepala seorang warga. Korban langsung tewas ditempat.
"Tadi pagi, oknum anggota dewan Lampung Tengah yang lepaskan tembakan di acara resepsi pernikahan. Meninggal satu kena tembakan di bagian kepalanya," kata salah satu sumber yang meminta identitasnya disembunyikan.
Informasi dari warga sekitar, saat itu korban tepat berada di depan oknum Anggota DPRD Lampung Tengah. Saat MSM hendak mengisi amunisi senpi, MSM mengira senpinya belum terisi peluru.
“ Nggak tahunya masih ngisi peluru, kena korban (Salam) yang berada didepannya. Korban langsung dilarikan ke RS di Bandarjaya,” kata warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Akibat peristiwa itu, oknum Anggota DPRD Lampung Tengah diamankan polisi berikut barang bukti berupa senjata api dan amunisinya juga sudah diamankan kepolisian.
“Sudah diamankan saat ini sedang dimintai keterangan, tak hanya pelaku saja tapi senjata api beserta amunisinya juga selongsong peluru yang ditembakkan sebelumnya sudah kami amankan,” kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik.
Sementara Kalangan anggota DPRD di Lampung menduga bahwa sosok MSM merupakan legislator dari partai besar yang berhasil meraih posisi strategis di parlemen Kabupaten Lampung Tengah pada pemilu kemarin.
Ini lantas menjadi perbincangan hangat hingga ke parlemen-parlemen daerah yang tersebar di wilayah Provinsi Lampung. Banyak yang menyelaskan peristiwa itu terjadi. Banyak pula yang mendorong agar acara-acara yang memerlukan buang tembakan agar digantikan saja dengan kembang api.
“ Kalau sudah begini lebih baik acara adat atau resepsi yang demikian itu, penggunaan senpi lebih baik diganti dengan penggunaan kembang api saja,” ujar salah satu legislator asal Lampung yang juga tergabung dalam Perbakin. (*)
Komentar