(Politisi Golkar Jusuf Hamka blusukan ke pasar Tanah Abang/TVonenews.com)
Sender.co.id - Politisi Partai Golkar Jusuf Hamka alias Baba Alun blusukan di Pasar Blok A Tanah Abang. Upaya itu dilakoni untuk menepis anggapan sebagian pihak yang menuding dirinya hanya mendongkrak elektabilitas untuk maju di Pilkada Jakarta.
"Saya nggak dalam mendongkrak elektabilitas, karena kan buat saya jabatan
saya nggak pernah cari kalau datang kalau warga menghendaki dan Allah ridho ya
kun fayakun, saya jalankan kalau tidak, ya memang banyak ternyata, apa ya
fans-fans saya," kata Baba Alun di Pasar Blok A, Tanah Abang, Jakarta
Pusat, Kamis (1/8).
Lanjut dia, pedagang kaos mencetak gambarnya dengan tulisan Babah Alun For
Jakarta, bukan dalam rangka kampanye. Pencetakan kaos itu semata-mata hanya
penggemarnya mengetahui selera pakaiannya.
"Ternyata saya juga enggak ngerti, dikasih ini gratis ini jadi mereka
sudah buatin sendiri jadi tidak dalam rangka kampanye memang saya biasanya ke
jembatan item ke sini udah dua kali ini yang ketiga kali. Dulu saya punya
warung di bawah warung pojok halal, warung UMKM juga," jelasnya.
Dia menegaskan bahwa kedatangannya ke Tanah Abang, bukanlah hal baru.
"Jadi buat saya tanah abang bukan sesuatu yang baru tapi saya sering kemari tapi mungkin hari ini temen-temen media karena ada berita-berita yang viral kemarin jadi mencari tahu ada di sini," tandasnya.
Elektabilitas politisi Golkar Jusuf Hamka atau Babah Alun sebagai bakal calon Gubernur Jakarta diyakini tidak akan berbeda jauh dengan Anies Baswedan.
Pengamat
politik Wijaya Dg Mapasomba mengamini, saat ini elektabilitas pengusaha jalan
tol ini belum tinggi. Namun bukan tidak mungkin elektabilitas sosok yang
ditugaskan Golkar maju di Pilkada Jakarta ini meroket jelang pemilihan.
"Saya kira elektabilitas Jusuf Hamka tidak akan beda jauh dengan Anies
Baswedan nantinya. Artinya, ini akan beda-beda tipis saja," kata Wijaya
belum lama ini.
Saat ini, elektabilitas Jusuf Hamka perlu diuji melalui riset dari lembaga
survei yang ada, apakah bisa mengimbangi Anies atau bahkan bisa melewatinya.
Namun ia juga tidak menampik posisi Anies saat ini masih cukup kuat lantaran
pernah menjadi Gubernur Jakarta.
Menurut saya itu hal wajar karena Anies merupakan mantan Gubernur, apalagi pernah jadi Capres. Sementara Jusuf Hamka adalah kandidat yang baru muncul. Tapi popularitas Jusuf Hamka di masyarakat sudah tidak bisa diragukan lagi," pungkasnya. (*)
Komentar