Ekspor Indonesia ke Israel dan Rusia Meningkat

Veridial
16 August 2024 13:29 WIB


Sender.co.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa ekspor Indonesia ke Israel dan Rusia mengalami peningkatan pada Juli 2024.

 

Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa ekspor ke Israel didominasi oleh lemak dan minyak hewan nabati (HS 15), serta beberapa produk kimia dalam kategori HS 38 dan alas kaki dalam kategori HS 64, seperti yang disampaikannya dalam konferensi pers pada Rabu (15/8).

 

Untuk ekspor ke Rusia, bulan Juli 2024 juga menunjukkan kenaikan, dengan lemak dan minyak hewan nabati sebagai salah satu komoditas utama. Selain itu, ekspor ke Rusia juga mencakup komoditas karet dan barang dari karet (HS 40) serta alas kaki (HS 64).

 

Dalam hal impor, Indonesia pada Juli 2024 mengimpor dari Israel mesin peralatan mekanis (HS 84) dan perkakas serta peralatan dari logam tidak mulia (HS 85). Namun, Amalia menekankan bahwa nilai impor dari Israel sangat kecil dibandingkan dengan total impor Indonesia.

 

Secara umum, BPS melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar US$0,47 miliar pada Juli 2024. Meskipun masih surplus, angka ini turun sebesar US$1,92 miliar dibandingkan dengan Juni 2024 dan US$0,82 miliar lebih rendah dibandingkan Juli 2023.

 

Surplus neraca perdagangan pada Juli 2024 didorong oleh surplus pada komoditas non-migas, yang mencapai US$2,61 miliar. Komoditas utama yang menyumbang surplus tersebut adalah bahan bakar mineral (HS 27), lemak dan minyak hewan nabati (HS 15), dan besi baja (HS 72). (DY)

 

Sc: cnnindonesia

Tag

Komentar