'Habis Manis Sepah Dibuang' Hasto Sindir Sosok yang Berambisi Ambil Alih PDIP

Veridial
15 August 2024 15:38 WIB

Sender.co.id - Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan sosok yang sempat disebut oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri ingin mengambil alih PDIP. Hasto mengatakan bahwa sosok tersebut telah melakukan konsolidasi kekuasaan, namun hasilnya justru berakhir dengan istilah 'habis manis sepah dibuang.'

 

"Teman-teman pers mungkin sudah merasakan adanya upaya konsolidasi kekuasaan. Bahkan ada sosok penting yang telah mengikuti perintah pemimpin, namun akhirnya dianggap 'habis manis sepah dibuang'," ujar Hasto di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2024).

 

Hasto menambahkan bahwa pihak tersebut telah berusaha memenuhi kehendak pemimpin, tetapi tidak mendapatkan hasil yang diinginkan. Ia juga menegaskan bahwa kegagalan ini menunjukkan pentingnya tegaknya hukum dalam demokrasi.

 

"Ketika hukum tidak lagi berfungsi dengan baik, maka akan terjadi pergerakan rakyat," kata Hasto.

 

Hasto juga membahas tentang Megawati Soekarnoputri, yang ia sebut bukan hanya sebagai Ketua Umum PDIP tetapi juga sebagai saksi sejarah kemerdekaan Indonesia. Megawati dianggap sebagai simbol perjuangan melawan hukum otoriter dan korupsi.

 

"Ibu Megawati telah melalui berbagai tantangan dan menjadi bagian dari ide besar untuk demokratisasi," ujarnya.

 

Hasto percaya bahwa PDIP akan mampu menghadapi segala bentuk guncangan dan menegaskan bahwa partai mereka adalah partai militan. Ia menyebutkan bahwa kader partai siap berjuang untuk menjaga kedaulatan partai.

 

"Kami partai militan yang setiap Sabtu melakukan konsolidasi. Ini adalah bentuk totalitas kami," tambah Hasto.

 

Sebelumnya, Megawati mengungkapkan kekhawatirannya tentang adanya pihak yang ingin mengambil alih PDIP. Megawati, yang awalnya berpikir untuk pensiun, mengaku sekarang mempertimbangkan kembali untuk menjabat sebagai Ketua Umum setelah mendengar kabar tersebut.

 

"Saya awalnya ingin pensiun, tapi mendengar ada yang hendak mengambil PDIP, saya memutuskan untuk menjadi Ketua Umum lagi," ujar Megawati. (DY)

Komentar