Anggota DPRD Lampung Fraksi Gerindra Wahrul Fauzi Silalahi. Foto: istimewa
Sender.co.id - Dalam sepekan ini, petani Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Lampung Timur Provinsi Lampung sedang merana karena anjloknya harga beli singkong.
Kondisi ini membuat Anggota DPRD Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi meminta agar pemerintah harus respon cepat dan segera bertindak atas kondisi petani singkong di Provinsi lampung.
"Para petani singkong kita harus mendapatkan perhatian atas anjloknya komoditas singkong," Kata wahrul Selasa, (10/12)
Wahrul menegaskan, Pemerintah Provinsi lampung harus mengendalikan harga singkong untuk kesejahteraan para petani.
"Pj Gubernur dan Dinas terkait harus intervensi atas harga komoditas singkong yang anjlok belakangan ini. Pj. Gubernur harus panggil pihak-pihak terkait," tegasnya.
Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra ini mengatakan bahwa harga singkong saat ini Rp 1.000 per kg, membuat para petani singkong jauh dari kesejahteraan.
"Dengan harga yang sudah pecah dari 1000 per Kg, para petani tidak bisa untung bahkan cenderung merugi karena tidak bisa menutup biaya produksi," Kata wahrul.
Terakhir, Wahrul berharap kondisi petani singkong khususnya yang ada di provinsi lampung mendapatkan perhatian dan menjadi atensi khusus bagi semua pihak.
"Semoga harga komoditas singkong lekas membaik", pungkasnya. (VE)
Komentar