Honda Brio Merah yang Hilang di Sanggar Beach Diganti Unit Serupa, Pengelola Perketat Keamanan

Divson
26 May 2026 17:31 WIB

Sender.co.id - Manajemen Sanggar Beach Kalianda menyerahkan satu unit mobil Honda Brio merah kepada Rahayu, korban kehilangan kendaraan yang terjadi di kawasan wisata Sanggar Beach pada 1 April 2026 lalu. Penyerahan kendaraan tersebut dilakukan langsung di Sanggar Beach, Senin (26/5/2026), sebagai bentuk dukungan mobilitas dan penyelesaian bersama antara pihak pengelola dengan korban.

 

Owner Sanggar Beach, Yosef Fauzi, mengatakan pihaknya sejak awal terus menjaga komunikasi baik dengan korban dan berupaya menghadirkan solusi secara kondusif.

Menurutnya, kendaraan yang diberikan merupakan unit yang kurang lebih serupa dengan mobil Honda Brio merah milik korban yang hilang saat kejadian berlangsung.

 

“Hari ini kami bertemu dengan Mbak Ayu dan dari pihak Sanggar Beach sepakat memberikan dukungan satu unit kendaraan untuk membantu mobilitas korban kehilangan kendaraan yang terjadi pada 1 April 2026 lalu,” ujar Yosef Fauzi.

 

Ia menjelaskan, secara teknis kedua pihak sepakat untuk penyelesaian dengan skema penggantian unit kendaraan.

 

“Saat ini kami memberikan bantuan satu unit mobil serupa dengan unit yang hilang pada saat itu. Secara teknis kami sepakat untuk penggantian unit,” lanjutnya.

 

Selain proses penyelesaian bersama dengan korban, Yosef juga menegaskan pihak manajemen Sanggar Beach akan memperketat sistem keamanan kawasan wisata guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.

 

“Selaku manajemen Sanggar Beach, kami akan memperketat dan menambah sistem keamanan, mulai dari CCTV hingga penambahan staff keamanan,” katanya.

 

Ia memastikan pihak pengelola tetap mendukung proses hukum yang sedang berjalan dan berkomitmen melakukan pembenahan secara bertahap.

 

“Kami berkomitmen menjaga komunikasi baik dengan pihak korban, mendukung proses hukum, serta terus melakukan pembenahan sistem keamanan demi kenyamanan seluruh pengunjung Sanggar Beach,” tutup Yosef.

 

Sementara itu, Rahayu mengaku mengapresiasi komunikasi dan penyelesaian yang dilakukan pihak pengelola Sanggar Beach selama proses berlangsung.

 

“Hari ini saya diundang oleh pihak manajemen Sanggar Beach dalam rangka penyerahan unit kendaraan untuk mobilisasi saya, dengan unit yang kurang lebih serupa dengan unit yang hilang,” kata Rahayu.

 

Ia menyebut hubungan dirinya dengan pihak pengelola berjalan baik dan seluruh proses diupayakan selesai secara kekeluargaan.

 

“Alhamdulillah kami berhubungan baik dan berupaya untuk menyelesaikan semuanya secara kekeluargaan,” ujarnya.

 

Rahayu juga mengimbau masyarakat agar tidak merasa takut untuk berkunjung ke Sanggar Beach akibat kejadian yang dialaminya beberapa waktu lalu.

 

“Untuk pengunjung Sanggar Beach, tidak perlu mencemaskan atau merasa takut. Apa yang terjadi kemarin adalah musibah dan musibah itu kita tidak pernah tahu terjadi di mana,” katanya.

 

Ia bahkan mengaku tetap menyukai suasana wisata di Sanggar Beach.

 

“Kalau untuk Pantai Sanggar Beach sendiri, saya pribadi merekomendasikan. Pantainya dan cafenya saya suka,” tambahnya.

 

Terkait proses hukum, Rahayu mengatakan saat ini masih ada pelaku lain yang sedang dalam pencarian pihak kepolisian.

 

“Infonya sementara masih ada kawanan pelaku lain yang masih dicari, termasuk otak pelakunya. Untuk proses selanjutnya saya menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini,” pungkasnya. (dv)


Komentar