IMF Ramal Ekonomi RI Tetap Kuat, BI Buka Suara

Divson
08 August 2024 17:33 WIB

Sender.co.id - Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) menilai kerangka kebijakan Indonesia yang berhati-hati baik di bidang moneter, fiskal, maupun keuangan telah menciptakan fondasi yang kokoh untuk stabilitas makro dan kesejahteraan sosial.

Asisten Gubernur Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono menyambut baik hasil asesmen IMF atas perekonomian Indonesia dalam laporan Article IV Consultation tahun 2024 yang dirilis Rabu (7/8/2024).

Erwin menyebut, proyeksi positif IMF tersebut sejalan dengan asesmen BI yang memperkirakan bahwa perekonomian Indonesia tetap tumbuh dengan baik dan berdaya tahan terhadap dampak rambatan global.

"Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah untuk memitigasi risiko ketidakpastian global dengan tetap menjaga independensi dalam mencapai tujuan yang diamanatkan undang-undang," ujar dia dalam keterangan tertulis, Kamis (8/8/2024).

Ia menjelaskan, koordinasi kebijakan moneter dan fiskal juga diperkuat untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sektor keuangan serta momentum pertumbuhan ekonomi. IMF memproyeksikan kinerja ekonomi Indonesia akan tetap tinggi, yaitu 5 persen pada 2024, dan 5,1 persen pada 2025.

Namun IMF mencermati beberapa risiko yang perlu diwaspadai seperti volatilitas harga komoditas, perlambatan pertumbuhan negara mitra dagang utama, dan spillover akibat kondisi high-for-longer pada keuangan global.

IMF pun memberikan rekomendasi untuk mempertahankan kehati-hatian kebijakan fiskal, mengapresiasi stance kebijakan moneter Indonesia. Kemudian melanjutkan reformasi untuk melindungi ketahanan sektor keuangan dan mendukung pendalaman pasar keuangan.

"Menjembatani kesenjangan struktural untuk mencapai potensi pertumbuhan yang lebih tinggi dan inklusif untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045," ujarnya.(*)

Komentar