Kok Bisa Gelaran Seni Sekeren ini, Tak Dapat Dukungan Disparbud Lampung Selatan

Veridial
27 January 2025 20:56 WIB

Sender.co.id – Tak pernah dilirik atau diberdayakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Selatan sejak kemunculannya pada tahun 2021 silam. Srawung Seni Sawah tetap eksis dan bertengger di hati para penikmat seni.

Bahkan, wisatwan mancanegara kerap datang ke Desa Triharjo Kecamatan Merbaumataram untuk menyaksikan pertunjukan seni yang digerakkan oleh warga lokal disana.

Namun setelah arah angin berubah dan tapuk kepeimpinan di Kabupaten Lampung Selatan bakal berganti, potensi Srawung Seni Sawah sudah mulai dilirik pemimpin di provinsi maupun kabupaten ini.

Bahkan Wakil Gubernur Lampung terpilih, Jihan Nurlela dan Bupati Lamsel terpilih Radityo Egi Pratama dan Wabup Lamsel terpilih Syaiful Anwar datang langsung menyaksikan kesenian yang disuguhkan anak-anak besutan seniman Bernama Agus Gunawan.

Ketua penyelenggara Srawung Seni Sawah Agus Gunawan mengaku, sejak digelar kembali pasca Covid-19, di tahun 2023, Srawung Seni Sawah menghadirkan seniman mancanegara dan luar daerah Lampung.

β€œKali ini para penyaji yang berasal dari luar negeri yakni Jepang, Meksiko, Ekuador dan dari luar daerah diantaranya Solo, Klaten, Magelang, Semarang, Tuban, Malang, Purbalingga, Indramayu, dan beberapa SD, SMP, SMA di Lampung,” Kata Agus Gunawan.

Dia menjelaskan merintis wisata budaya dan edukasi pertanian kepada anak dan generasi penerus, sejak tahun 2020, Acara digelar secara rutin tiap tahun dilakukan masyarakat setempat dan sempat vakum di tahun 2021-2022 karena pandemi Covid-19.

Gelaran seni budaya yang dinamakan Srawung Seni Sawah dan dilakukan dengan ritual di sawah dan gelaran seni di bawah pohon merbau terbesar di Lampung tersebut, kembali digelar untuk ke-empat kalinya.

Sementara itu,  tokoh masyarakat setempat sekaligus Anggota DPRD Lampung Selatan Fraksi Partai Gerindra Dwi Riyanto mengatakan bahwa gelaran Srawung Seni Sawah bertujuan untuk menjadikan event wisata budaya tahunan.

"Ini sekaligus memberikan edukasi kepada anak dan generasi penerus tentang kearifan lokal dalam memperlakukan alan," kata Dwi Riyanto.

Dwi yang merupakan salah satu tokoh masyarakat pecinta budaya, menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama warga untuk suksesnya acara tersebut. Meskipun selama ini acara tersebut belum pernah mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata Lampung Selatan, namun tetap bisa berjalan dengan lancar dan sukses.

"Alhamdulillah, Bupati terpilih berkenan hadir dan memberikan dukungan serta akan menjadikannya sebagai salah satu destinasi wisata di Lamsel," imbuhnya.

Kepala Desa Triharjo Santoso mengatakan, misi Srawung Seni Sawah untuk mengajak anak sekolah terjun ke sawah dan memahami proses awal saat padi di tanam.

"Jangan hanya tahu sepiring nasi di atas meja makan saja, tetapi tahu bagaimana proses panjang dan susah payahnya, sehingga muncul rasa syukur, sekaligus semoga desa kami menjadi desa wisata budaya," ujar Santoso. (*)

 

Komentar