Masuk Gerbong Prabowo-Gibran, NasDem Batal Usung Anies

Veridial
16 August 2024 11:16 WIB


Sender.co.id - Partai Nasdem memastikan siap berkoalisi dengan pemerintahan Prabowo-Gibran periode 2024-2029. Merapatnya Partai Nasdem berdampak pada Anies Baswedan yang gagal mengantongi dukungan NasDem untuk maju di Pilkada Jakarta.

 

"Enggak, enggak ada yang kecewa, teman-teman bisa tanya ke Mas Anies," kata Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8). 

Menurut Willy, keputusan Nasdem tak mengusung Anies di Pilkada Jakarta sudah melalui pertimbangan yang matang. 

"Ini bukan keputusan yang ujug-ujug, ada banyak dinamika ada banyak variabel yang semua diambil dan dibicarakan secara bersama sama dengan Mas Anies," ungkapnya. 

Anggota DPR RI fraksi Nasdem ini menyebut Anies juga sudah menyambangi markas NasDem di Nasdem Tower, Jakarta, pada Kamis (15/8).

"NasDem itu kan rumahnya Pak Anies, jadi anytime Pak Anies datang ngobrol berdiskusi, banyak hal yang kami bicarakan. Keputusan diambil secara bersama-sama, bukan bertepuk sebelah tangan karena itu kultur yang dibangun Pak Surya (Ketum NasDem Surya Paloh)," kata Willy. 

Lebih lanjut Willy memastikan keputusan tak mengusung Anies di Pilkada Jakarta adalah hasil diskusi bersama eks Gubernur DKI Jakarta itu.

"Semua keputusan hasil dari pembicaraan yang mendalam bersama Mas Anies," tandasnya.

Penegasan tersebut juga disampaikan Surya Paloh usai bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Saya sudah beritahu Pak Anies. Pak Anies, anda sebagai adik, ini bukan momen anda untuk maju pada Pilkada Jakarta Raya," kata Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh pada Kamis malam (15/8).

Surya Paloh mengaku bakal mencari momentum yang tepat untuk mengusung Anies selanjutnya.  "Kita cari momentum yang lebih tepat lagi ke depannya. Ada pemahaman itu," kata Surya Paloh. 

Diketahui, Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh menyambangi kediaman pribadi Ketua Umum Gerindra yang juga presiden terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Kami membahas beberapa masalah dan kami sepakat untuk kerja sama, kolaborasi dengan baik," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, kolaborasi dirasa penting untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan. 

"Saya tegaskan kembali bahwa saya sangat memandang persatuan sebagai kunci keberhasilan bangsa," kata Prabowo. 

Senada dengan Prabowo, Surya Paloh menyebut pertemuan itu lebih banyak membicarakan nasib bangsa ke depan. Namun keduanya tidak menyinggung soal peta politik Nasdem dan Gerindra dalam Pilkada 2024.  

"Sebenarnya apa yang kami bicarakan bersama dalam diskusi yang cukup intensif tadi, cukup lama. Semua yang punya tekat dan pikiran yang sama," kata Surya Paloh. 

Setelah melakukan sesi wawancara, dua ketum parpol ini berjabat tangan. Prabowo kemudian mengantarkan Surya Paloh ke dalam mobil. 

Pertemuan tersebut juga turut dihadiri Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani; Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. Sementara dari Nasdem, hadir pengurus DPP Nasdem, Viktor Laiskodat. (*)

Komentar