(Lokasi kebun jagung di Lampung Timur tempat penemuan mayat seorang wanita)
Sender.co.id - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof Mohammad Mukri, meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kematian kader fatayat NU Lampung, Riyas Nuraini (33), yang ditemukan tewas terbungkus karung di kebun jagung, Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, Kamis lalu (18/7).
"Korban
pembunuhan adalah anggota Fatayat NU Lampung Timur. Dan kejadian ini harus
diungkap tuntas, pihak kepolisian sedang bekerja keras, saya yakin itu, karena
ini kepercayaan publik terhadap polisi," kata Mukri baru-baru ini.
Ketua MUI Lampung itu berharap pihak kepolisian bisa memproses kasus itu sesuai
dengan hukum yang berlaku dan membeberkan motif di balik kasus pembunuhan
tersebut. Harapannya peristiwa sadis itu tidak terulang lagi di Provinsi
Lampung.
"Ini merupakan citra daerah sebab kasus ini tidak hanya dibaca Indonesia
tetapi seluruh dunia. Oleh karena itu, saya selaku Ketua PBNU pendidikan hukum
dan media, agar kasus ini diusut tuntas dan tegas, karena sadis dan mengerikan
bukan tindak kriminal biasa," tegasnya.
Korban Riyas Nuraini merupakan kader Fatayat NU Lampung Timur dan sehari-hari bekerja sebagai pedagang online mengantar dagangannya secara COD (cash on delivery).
Sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal, korban dikabarkan oleh suaminya menghilang sejak Rabu (17/7/2024).
Korban akhirnya ditemukan pada Kamis (18/7) oleh seorang warga pencari rumput di tengah kebun jagung dengan sepeda motor Vario B 4416 SFX. Tubuh korban ditemukan terbungkus dalam karung di bagian depan motornya.
Menurut laporan Polda Lampung, mayat tersebut ditemukan di tengah perkebunan jagung Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu. Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang sedang berkebun.
“Saksi awalnya tidak menyadari ada mayat di dalam karung tersebut. Dia hanya melihat sepeda motor jenis Vario dengan nomor polisi B 4416 SFX tergeletak di tengah kebun,” ujar Kabid Humas Polda Lampung Umi Fadillah.
Karung yang terlihat seperti muatan barang itu diselipkan di tempat pijakan kaki atau ruang antara setang dan jok sepeda motor tersebut. Saksi yang tidak berani mendekat kemudian melapor kepada warga dan pihak kepolisian setempat.
Setelah polisi tiba di lokasi, mereka membuka karung tersebut dan menemukan tubuh manusia yang sudah menjadi mayat di dalamnya. Jasad tersebut kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk di autopsi.
“Setelah karung dibuka di RS Bhayangkara, diketahui bahwa jasad tersebut berjenis kelamin perempuan,” kata Umi.
Hingga saat ini, Polres Lampung Timur masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan meminta keterangan dari warga. Berdasarkan hasil penelusuran dan keterangan warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP), identitas korban telah diketahui.
“Korban bernama Riyas Nuraini, usia 30 tahun. Saat ini masih proses lidik oleh Polres Lampung Timur,” katanya.
Komentar