Momen Presiden Prabowo Pidato hingga Ajak Menteri Nyanyi Bareng di Deklarasi GSN

Diana Margarini
02 November 2024 21:53 WIB

Sender.co.id - Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Indonesia Arena, GBK Jakarta, pada Sabtu (2/11/2024).

Melalui pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyebutkan bahwa Gerakan Solidaritas Nasional merupakan gerakan sosial dan bukan politik.

Presiden Prabowo mengatakan GSN berfungsi untuk menyatukan semua kekuatan, gagasan dan sumber daya yang dimiliki Indonesia untuk satu tujuan yang sama, yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil, makmur, sejahtera dan maju dengan lebih cepat.

Setelah selesai berpidato, Presiden Prabowo memanggil para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih.

"Saya minta Pak Wiranto, silakan, siapa lagi? Yang muda-muda, AHY," kata Prabowo.

Terlihat Presiden Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding serta Menteri UMKM Maman Abdurrahman bernyanyi bersama.

Prabowo dan Gibran terlihat menikmati penampilan tersebut. Kemudian para menteri dan wakil menteri itu menyanyikan lagu kedua berjudul 'Koyo Jogja Istimewa'.

Tampak hadir sejumlah tokoh, di antaranya Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto bersama putra Prabowo, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Hediprasetyo (Didit Prabowo) serta jajaran pengurus Partai Gerindra.

Hadir pula Menko PMK Pratikno, Ketua Dewan Ekonomi Luhut Binsar, Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Kehutanan Raja Juli, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Selain itu, turut hadir Wamenlu Anis Matta, Wamen Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Riza Patria, Wamen Koordinator Bidang Hukum, HAM, Migrasi dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Wamendagri Bima Arya Sugiharto, Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, cagub Jakarta Ridwan Kamil, cagub Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf. (DA)

Komentar