Patroli Uji Petik Daftar Pemilih, Menjangkau Pulau Terluar Lampung Selatan dengan Perahu

Veridial
17 July 2024 11:21 WIB


Sender.co.id – Tidak semua daerah memiliki pulau terluar. Keberadaan daerah/pulau terluar dalam tahapan Pemilu punya ruang tersendiri sekaligus menjadi atensi penyelenggara Pemilu dalam melakukan tugas dan pengawasan.

 

Dusun Pulau Rimau, yang masuk dalam wilayah Desa Sumur Kecamatan Ketapang menjadi salah satu daerah terluar yang tak luput dari Patroli Uji Petik Daftar Pemilih oleh Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan.

 

Patroli tersebut dikomandoi oleh Anggota Bawaslu Lampung Selatan, Sumiarto. Bawaslu menekankan kepada pengawas untuk melakukan uji petik minimal 10 kepala keluarga setiap harinya.

 

“Pengawas minimal melakukan uji petik pada 10 KK dalam satu hari. Sehingga dalam kurun waktu 21 hari, 10 KK dikali 21 sekitar 210 sampling untuk setiap desa, kami juga melakukan supervisi untuk memastikan kegiatan berjalan dengan maksimal,” ujar Sumiarto, Rabu (17/7/2024).

 

Uji petik adalah kegiatan dari patroli kawal hak pilih. Setiap jajaran pengawas pemilu harus terjun ke masyarakat langsung untuk melihat bagaimana kinerja dari Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dalam melaksanakan coklit.

 

“Patroli semacam ini rutin di laksanakan selama proses coklit oleh petugas Pantarlih berlangsung. Ini guna mengawal hak pilih masyarakat Lampung Selatan Khususnya Daerah Terluar,” ujaar Komisioner Bawaslu Lamsel ini.

 

Pengecekan meliputi, kesesuaian prosedur dan mekanisme yang dilakukan oleh Pantarlih, apakah Pantarlih mencocokkan daripada data DP4 itu sudah sesuai atau belum dengan data yang ada di dokumen kependudukan. Misalnya KK, KTP, dan syarat lain yang di perbolehkankan.

 

"Kalau sudah sesuai kita juga menanyakan terkait dengan pemilih yang memenuhi syarat yang ada di KK tersebut. Apakah semuanya sudah terdaftar atau belum. Jumlah pemilihnya ada berapa," katanya, usai uji petik.

 

Kepala Dusun Pulau Rimau Suhendra mengatakan ada sekitar 70 kepala keluarga dan 170 daftar pemilih asal Pulau Rimau yang terdaftar pada pemilu sebelumnya.  Dia berharap agar setiap orang yang mempunyai hak pilih dapat terdata dan tercoklit.

 

“ Sehingga setiap orang disini betul-betul menjadi pemilih yang memang memenuhi syarat untuk memberikan hak pilihnya pada Pemilihan Gubernur dan Pemilihan Bupati pada November nanti,” pungkasnya. (*)

 

Tag

Komentar