Pripurna DPD RI Ricuh, Palu Sidang Gagal Direbut, La Nyalla Diteriaki Otoriter

Veridial
12 July 2024 16:16 WIB


Sender.co.id - Rapat Paripurna ke-12 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI Masa Sidang V 2023-2024 sempat diwarnai hujan interupsi dari sejumlah senator kepada Ketua DPD La Nyala Mattaliti hingga hampir ricuh.

 

Awalnya, Ketua DPD LaNyalla Mahmud Mattalitti membacakan rancangan perubahan tata tertib (Tatib) yang telah dikerjakan Panitia Khusus (Pansus) Tatib maupun Tim Kerja (Timja) Tatib.

Tak berselang lama, sejumlah anggota DPD mengajukan interupsi menolak perubahan Tatib sebagaimana dibacakan LaNyalla.

Salah satu yang melontarkan interupsi adalah anggota DPD Papua Barat Filep Wamafma. Interupsi kemudian melebar dan disampaikan sejumlah anggota lain. 

Namun, interupsi-interupsi tersebut tidak digubris LaNyalla. Dia tetap membacakan perubahan Tatib DPD RI dan mengabaikan suara anggota lain.

Sontak, kondisi ini membuat sejumlah anggota berang, termasuk Filep yang berjalan langsung ke meja pimpinan DPD RI, yang diduduki LaNyalla, beserta Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono dan Sultan Najamudin.

“Pimpinan jangan otoriter!” teriak Filep.

Di tengah kondisi tersebut, ada salah satu anggota yang berusaha merebut palu sidang namun digagalkan LaNyalla.

Sejumlah pamdal pun kemudian membentuk barikade agar tak terjadi kericuhan hingga adu jotos di meja pimpinan DPD RI.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono berusaha menenangkan situasi.

“Tolong ini forum terhormat, jangan sampai ada yang terlibat kontak fisik,” ucap Nono hingga Rapat Paripurna diskors selama 10 menit untuk meredakan suasana. (*)

 

Tag

Komentar