Rekomendasi 10 Makanan Khas Sumatera dari Aceh sampai Lampung yang Wajib Kamu Coba!

Veridial
01 August 2024 11:38 WIB

Sender.co.id - Pulau Sumatera menawarkan banyak cara untuk memikat perhatian para pengunjungnya. Sebagai pulau terbesar keenam di dunia, Sumatera memiliki kekayaan alam yang menakjubkan, termasuk danau kawah gunung berapi terbesar di planet ini.

 

Selain kekayaan alamnya, pulau ini juga dikenal sebagai penghasil kopi dan memiliki beragam kuliner khas yang menarik perhatian, termasuk rendang yang telah dikenal di seluruh dunia dan bahkan dicatat dalam kamus Oxford. Berikut adalah beberapa makanan khas Sumatera yang wajib untuk dicoba:

 

Mi Aceh – Aceh
Mi Aceh merupakan kuliner khas dari Aceh yang menggunakan tepung tapioka alih-alih tepung terigu. Pemasakannya menggunakan arang untuk memastikan panas merata. Mi ini bisa dicampur dengan berbagai bahan seperti udang, kepiting, daging, dan cumi-cumi, serta bisa disajikan dalam beberapa cara: goreng basah, goreng, atau direbus. Mi Aceh terkenal dengan rasa rempah yang kuat dan mi yang berukuran seperti lidi.

 

Bika Ambon – Sumatra Utara
Bika Ambon adalah kue tradisional dari Medan, Sumatra Utara. Kue ini berwarna kuning dengan rongga-rongga yang mirip sarang semut. Kue ini dibuat dengan fermentasi air nira atau tuak enau untuk menciptakan rongga khasnya. Bika Ambon juga bisa dibuat dengan ragi instan dan air kelapa bagi mereka yang menghindari alkohol.

 

Rendang – Sumatra Barat
Siapa yang tidak kenal masakan satu ini yang mudah dijumpai di setiap sudut rumah makan khas Minang di seluruh Indonesia dan kelezatannya sudah diakui dunia. Rendang adalah hidangan dari Sumatra Barat yang menggunakan daging sapi yang dimasak dengan berbagai rempah seperti daun jeruk, serai, dan santan. Proses memasak yang lama membuat dagingnya empuk dan bumbu meresap dengan kuat. Rendang bisa berupa variasi seperti rendang sapi, ayam, ikan, telur, cumi-cumi, dan udang, dengan rendang sapi terbagi menjadi limpa, paru, dan babat.

 

Gulai Ikan Patin – Jambi
Gulai Ikan Patin memerlukan bahan seperti jahe, kunyit, bawang, kemiri, dan santan. Ikan patin dibersihkan dan direndam dengan air jeruk dan garam sebelum dimasak dengan bumbu hingga kuahnya menjadi sedap. Hidangan ini menggunakan bahan seperti asam kandis, daun kunyit, dan daun salam untuk memberikan rasa khas.

 

Pendap – Bengkulu
Pendap adalah hidangan dari Bengkulu yang terbuat dari ikan kembung, dimasak dengan bumbu pedas dan gurih, serta kelapa parut, dibungkus dalam daun talas dan pisang. Hidangan ini dimasak selama delapan jam untuk memastikan bumbu meresap sempurna dan daun talas tidak menimbulkan rasa gatal.

 

Gulai Belacan – Riau
Gulai Belacan adalah hidangan berbasis udang yang menggunakan terasi dan bumbu seperti petai, santan, dan air asam Jawa. Udang dibersihkan, dicampur dengan bumbu, dan dimasak dengan santan hingga matang. Hidangan ini memiliki rasa pedas dan asam yang khas.

 

Otak-otak – Kepulauan Riau
Otak-otak adalah makanan yang terbuat dari daging tenggiri yang dibungkus dalam daun pisang dan dipanggang. Biasanya disajikan dengan kuah asam pedas, dan bahan-bahan untuk membuatnya termasuk santan, sagu, ikan tenggiri, serta bumbu seperti bawang merah dan garam.

 

Lenggang – Sumatra Selatan
Lenggang mirip dengan pempek namun dilapisi telur dan dibungkus dalam daun pisang. Adonan pempek dipanggang hingga matang setelah dibungkus dalam daun pisang, menghasilkan hidangan dengan tekstur dan rasa yang unik.

 

Mie Bangka – Bangka Belitung
Mi Bangka atau bakmi bangka adalah hidangan dari Bangka yang disajikan dengan berbagai lauk seperti ayam kecap, bakso ikan, dan seafood. Hidangan ini juga dilengkapi dengan pelengkap seperti pangsit, tauge, dan bumbu khas seperti kecap asin dan saus cabai.

 

Seruit – Lampung
Seruit adalah sambal khas Lampung yang menggabungkan tempoyak durian, sambal terasi, dan pindang ikan dengan tambahan air jeruk. Rasanya asin, pedas, dan asam segar, cocok disajikan dengan lalapan seperti daun singkong atau terong.

 

Tag

Komentar