(Menikmati kuliner nusantara dari pulau sumatera/istimewa)
Sender.co.id - Pulau Sumatera menawarkan banyak cara untuk memikat perhatian para pengunjungnya. Sebagai pulau terbesar keenam di dunia, Sumatera memiliki kekayaan alam yang menakjubkan, termasuk danau kawah gunung berapi terbesar di planet ini.
Selain kekayaan alamnya, pulau ini juga dikenal sebagai penghasil kopi dan memiliki beragam kuliner khas yang menarik perhatian, termasuk rendang yang telah dikenal di seluruh dunia dan bahkan dicatat dalam kamus Oxford. Berikut adalah beberapa makanan khas Sumatera yang wajib untuk dicoba:
Mi
Aceh – Aceh
Mi Aceh merupakan kuliner khas dari Aceh yang menggunakan tepung tapioka
alih-alih tepung terigu. Pemasakannya menggunakan arang untuk memastikan panas
merata. Mi ini bisa dicampur dengan berbagai bahan seperti udang, kepiting,
daging, dan cumi-cumi, serta bisa disajikan dalam beberapa cara: goreng basah,
goreng, atau direbus. Mi Aceh terkenal dengan rasa rempah yang kuat dan mi yang
berukuran seperti lidi.
Bika
Ambon – Sumatra Utara
Bika Ambon adalah kue tradisional dari Medan, Sumatra Utara. Kue ini berwarna
kuning dengan rongga-rongga yang mirip sarang semut. Kue ini dibuat dengan
fermentasi air nira atau tuak enau untuk menciptakan rongga khasnya. Bika Ambon
juga bisa dibuat dengan ragi instan dan air kelapa bagi mereka yang menghindari
alkohol.
Rendang
– Sumatra Barat
Siapa yang tidak kenal masakan satu ini yang mudah dijumpai di setiap sudut
rumah makan khas Minang di seluruh Indonesia dan kelezatannya sudah diakui
dunia. Rendang adalah hidangan dari Sumatra Barat yang menggunakan daging sapi
yang dimasak dengan berbagai rempah seperti daun jeruk, serai, dan santan.
Proses memasak yang lama membuat dagingnya empuk dan bumbu meresap dengan kuat.
Rendang bisa berupa variasi seperti rendang sapi, ayam, ikan, telur, cumi-cumi,
dan udang, dengan rendang sapi terbagi menjadi limpa, paru, dan babat.
Gulai
Ikan Patin – Jambi
Gulai Ikan Patin memerlukan bahan seperti jahe, kunyit, bawang, kemiri, dan
santan. Ikan patin dibersihkan dan direndam dengan air jeruk dan garam sebelum
dimasak dengan bumbu hingga kuahnya menjadi sedap. Hidangan ini menggunakan
bahan seperti asam kandis, daun kunyit, dan daun salam untuk memberikan rasa
khas.
Pendap
– Bengkulu
Pendap adalah hidangan dari Bengkulu yang terbuat dari ikan kembung, dimasak
dengan bumbu pedas dan gurih, serta kelapa parut, dibungkus dalam daun talas
dan pisang. Hidangan ini dimasak selama delapan jam untuk memastikan bumbu
meresap sempurna dan daun talas tidak menimbulkan rasa gatal.
Gulai
Belacan – Riau
Gulai Belacan adalah hidangan berbasis udang yang menggunakan terasi dan bumbu
seperti petai, santan, dan air asam Jawa. Udang dibersihkan, dicampur dengan
bumbu, dan dimasak dengan santan hingga matang. Hidangan ini memiliki rasa
pedas dan asam yang khas.
Otak-otak
– Kepulauan Riau
Otak-otak adalah makanan yang terbuat dari daging tenggiri yang dibungkus dalam
daun pisang dan dipanggang. Biasanya disajikan dengan kuah asam pedas, dan
bahan-bahan untuk membuatnya termasuk santan, sagu, ikan tenggiri, serta bumbu
seperti bawang merah dan garam.
Lenggang
– Sumatra Selatan
Lenggang mirip dengan pempek namun dilapisi telur dan dibungkus dalam daun
pisang. Adonan pempek dipanggang hingga matang setelah dibungkus dalam daun
pisang, menghasilkan hidangan dengan tekstur dan rasa yang unik.
Mie
Bangka – Bangka Belitung
Mi Bangka atau bakmi bangka adalah hidangan dari Bangka yang disajikan dengan
berbagai lauk seperti ayam kecap, bakso ikan, dan seafood. Hidangan ini juga
dilengkapi dengan pelengkap seperti pangsit, tauge, dan bumbu khas seperti
kecap asin dan saus cabai.
Seruit
– Lampung
Seruit adalah sambal khas Lampung yang menggabungkan tempoyak durian, sambal
terasi, dan pindang ikan dengan tambahan air jeruk. Rasanya asin, pedas, dan
asam segar, cocok disajikan dengan lalapan seperti daun singkong atau terong.
Komentar