( Suasana pantai Rio by The Beach tampak sepi usai seorang pengunjung hilang terseret ombak/sender.co.id)
Sender.co.id β Malang tak dapat ditolak, mujur tak bisa diraih. Korban Bernama Dika Gunawan (16) asal Tulangbawang yang terseret ombak saat berwisata di Pantai Rio by The Beach Kalianda, Lampung Selatan belum ditemukan hingga pukul 23.00 WIB Sabtu (29/6/2024) .
Dari keterangan tim reaksi cepat, Dika terseret ombak saat hendak menyelamatkan rekannya Tegar Satrio yang terseret ombak lebih dulu. Naβas Dika justru terseret lebih jauh dan penjaga pantai yang melihat kejadian itu hanya berhasil menyelamatkan Tegar seorang.
β Yang terselamatkan Tegar Satrio. Yang masih dalam pencarian bernama Dika Gunawan,β kata Kepala Bidang Damkar Dinas Pemadam Kebarakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan, Rully.
Sementara BPBD Lampung Selatan bersama Basarnas menerjunkan personel yang standby di Rio by The Beach. Tim reaksi cepat kabupaten ini menyayangkan lantaran tak ada imbauan larangan mandi di pantai tersebut.
β Nggak ada imbauan larangan mandi di sekitar pantai. Memang ada batas yang terapung di pantai, dan pengunjung nggak boleh melewati batasan yang terapung tersebut. Tetapi kalau ada imbauan larangan mandi di pantai mungkin pengunjung akan lebih berhati-hati,β kata Agus, Koordinator Tim Reaksi Cepat BPBD Lamsel.
Agus menduga, ketiadaan rambu-rambu larangan mandi di sekitar pantai itu menjadi sebab pengunjung pantai sering terseret ombak besar. Dari informasi yang dihimpun tim reaksi cepat, peristiwa ini sudah yang ke delapan kali terjadi di pantai Rio by The Beach yang baru di buka beberapa bulan yang lalu.
β Yang pertama sampai peristiwa yang ketujuh, itu semua pengunjung yang terseret ombak berhasil diselamatkan penjaga pantai. Namun yang kedelapan ini, satu selamat dan satu belum ditemukan,β ungkapnya.
Masih kata Agus, tim reaksi cepat bakal menyisir perairan disekitar lokasi kejadian. Hanya saja pihaknya akan memulai pencarian menggunakan perahu karet yang berangkat dari Pantai Tapak Kera.
β Kalau berangkat dari Rio by The Beach ini agak sulit karena ombaknya bisa membahayakan perahu. Maka kami akan sisir dari Pantai Tapak Kera pada saat cahaya sudah terang,β katanya.
Keluarga korban berharap agar pencarian tim reaksi cepat membuahkan hasil. Secara SOP pencarian bakal dilakukan selama tiga hari kedepan. Jika penyisiran menggunakan perahu karet tak membuahkan hasil maka opsi lain pun sudah disiapkan.
β Kami juga siap melakukan penyelaman bersama tim. Penyalaman dilakukan jika kondisi laut memungkinkan untuk melakukan itu. Mudah-mudahan cuaca bersahabat,β ujarnya.
Jika dalam tempo tiga hari pencarian tidak membuahkan hasil maka pencarian akan dihentikan sementara waktu. Tim reaksi cepat berharap agar penjaga pantai atau pengelola menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga untuk lebih waspada dan tegas demi keselamatan pengunjung. (red)
Komentar