Tabrakan Beruntun Akibat Rem Blong Di Tol Cipularang, 1 Tewas 22 Orang Luka-Luka

Buchari
11 November 2024 18:45 WIB

Sender.co.id - Tabrakan beruntun terjadi di Tol Cipularang KM 91-92, melibatkan 21 mobil. Kecelakaan ini diawali truk pengangkut kardus yang mengalami rem blong.

Truk tersebut terekam melaju kencang di lajur kanan, dan tidak mampu lagi memelankan lajunya. Di depannya, mobil-mobil sedang berhenti karena macet.

Akibat kejadian tersebut lalu lintas di Ruas Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta tertutup, sedangkan jalur sebaliknya dibuka dua lajur untuk dapat dilalui.

Dalam keterangan tertulis Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Plaza Tol Pasteur Agni Mayvinna, mengatakan pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat kejadian tersebut dan selama proses evakuasi berlangsung.

"Penyebab kecelakaan dan korban masih dalam proses pendataan bersama pihak Kepolisian," katanya.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham mengatakan Saat ini petugas telah berada di lokasi kejadian dan melakukan evakuasi.

"Rem blong karena bermuatan cukup banyak, cukup berat. Sehingga menabrak kendaraan yang ada di depannya, kemudian terjadilah tabrakan beruntun dengan kendaraan lainnya," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham.

10 personel dari JR Korlantas Polri, PJR Polda Jabar hingga Satlantas Purwakarta terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

"Masih dalam pendataan dan kita upayakan evakuasi dulu," ucap Jules.

Polisi mengatakan ad 23 korban dalam tabrakan beruntun 17 kendaraan di Km 92 Tol Cipularang. Dari jumlah itu, ada satu korban tewas.

Lilik mengatakan semua korban sudah dievakuasi ke rumah sakit. Ada dua RS yang jadi rujukan korban.

"Sebagian korban di bawa ke RS Abdul Rojak dan RS Siloam Purwakarta," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan sejumlah kendaraan terjadi di Km 92 Tol Cipularang. Berdasarkan video yang beredar, sejumlah kendaraan terlihat bertumpuk di badan jalan. Beberapa kendaraan ringsek saling bertabrakan. (BF)

Komentar