Disalahgunakan untuk Aktivitas Ilegal Bos Telegram Pavel Durov Bakal Hapus Salah Satu Fitur Di Telegram

Sender Universe
08 September 2024 16:22 WIB

Sender.co.id - Founder dan CEO Telegram, Pavel Durov, mengatakan bahwa aplikasi pengiriman pesan besutannya akan menangani kritik tentang moderasi konten dan menghapus beberapa fitur yang telah disalahgunakan untuk aktivitas ilegal.

Durov, yang belum lama ini diselidiki di Prancis terkait dengan penggunaan Telegram untuk kejahatan termasuk penipuan, pencucian uang, dan berbagi gambar pelecehan seksual anak, mengumumkan langkah tersebut dalam sebuah pesan kepada 12,2 juta pengguna di platform tersebut.

"Meskipun 99,999% pengguna Telegram tidak ada hubungannya dengan kejahatan, 0,001% yang terlibat dalam aktivitas terlarang menciptakan citra buruk bagi seluruh platform, membahayakan kepentingan hampir satu miliar pengguna kami," kata Pavel Durov dalam keterangannya, Sabtu (7/9)

"Itulah sebabnya tahun ini kami berkomitmen untuk mengubah moderasi di Telegram," pungkasnya. (AL)

Tag

Komentar