Jorge Martin Blunder Terburu-Buru Ganti Motor di San Marino, Dibela Bezzecchi

Buchari
11 September 2024 14:12 WIB

Sender.co.id - Pebalap VR46 Marco Bezzecchi membela Jorge Martin dari kritikan dan masukan setelah blunder di MotoGP San Marino 2024. Martin gagal bersaing karena terburu-buru ganti motor.

Pebalap Pramac itu merangsek ke urutan kedua setelah start dari grid keempat pada balapan di Misano, akhir pekan minggu lalu. Martin kemudian keluar arena untuk berganti motor ketika gerimis mulai turun. Langkah yang tidak diikuti rival-rivalnya seperti Francesco Bagnaia dan Marc Marquez.

Saat berjalan, keputusan Jorge Martin terbukti keliru karena cuaca semakin membaik. Martin harus rela finis P15 sekalipun sudah masuk pit lagi untuk memakai motor "lintasan kering".

Hasil balapan San Marino tidak sampai membuat Martin kehilangan puncak klasemen MotoGP. Jorge Martin masih di puncak dengan perolehan 312 poin, tapi keunggulannya dengan Bagnaia (finis kedua di belakang Marquez) menciut menjadi tujuh poin saja. Sementara itu Bezzecchi juga diuntungkan dengan blunder Jorge Martin dengan finis kelima.

"Hal itu bukan soal kesalahan komunikasi dengan tim, melainkan karena Jorge ingin mengambil risiko dan aku sepenuhnya setuju dengan keputusan dia. Soalnya hal-hal semacam itu kadang-kadang membuat Anda dianggap sebagai Dewa dan fenomenal, Anda Yesus Kristus yang turun ke bumi, tapi jika Anda keliru maka Anda dianggap bodoh."

"Bagaimanapun, dia itu seorang pebalap fenomenal. Dia sudah mencoba dan keliru. Secara pribadi aku berterima kasih kepada dia untuk itu," ujar Marco Bezzecchi sembari bercanda. (BF)

Komentar