Kondisi bus ALS usai terlibat kecelakaan dengan mobil tangki di Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026). (Foto: Threads/@satogumayas)
Sender.co.id - Kecelakaan lalu lintas melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah mobil tangki terjadi di wilayah Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah sejumlah warga membagikan video kondisi kendaraan usai tabrakan. Dalam rekaman yang beredar, bus ALS terlihat hangus terbakar dengan kepulan asap hitam membumbung tinggi di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi awal yang beredar di media sosial, kecelakaan diduga terjadi saat kedua kendaraan melintas di ruas jalan kawasan Karang Jaya. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai kronologi pasti penyebab kecelakaan tersebut.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi terlihat berusaha membantu proses evakuasi dan memadamkan api sebelum petugas datang. Video lain juga memperlihatkan kondisi badan bus yang rusak parah akibat terbakar setelah benturan.
Kapolsek Karang Jaya, IPTU Rendi Saputra, saat dikonfirmasi awak media menyampaikan pihak kepolisian masih melakukan pendataan terkait korban maupun penyebab kecelakaan.
“Kami masih melakukan olah TKP dan pendataan di lapangan. Untuk kronologi lengkap serta jumlah korban masih dalam proses identifikasi,” ujar IPTU Rendi, Rabu (6/5/2026).
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Musi Rawas Utara, Andi Firmansyah, mengatakan tim damkar langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.
“Api sempat membesar karena kondisi kendaraan yang terbakar cukup parah. Petugas bersama warga berupaya melakukan pemadaman agar api tidak merembet,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kendaraan masih berlangsung. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga sempat mengalami kemacetan akibat banyaknya warga yang memadati area kejadian.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mendekat ke lokasi kecelakaan demi menghindari risiko ledakan maupun gangguan terhadap proses penanganan petugas. (wg/dv)
Komentar