Pemadaman Karhutla (Foto : BPBD Sumsel)
Sender.co.id - Kebakaran lahan terjadi di Muara Enim, Sumatera
Selatan pada Sabtu (7/9). Diketahuii terdapat 5 desa di 5 kecamatan berbeda
mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Total luas lahan yang terbakar
sampai saat ini telah mencapai 86 hektare.
Kebakaran lahan Terparah di Desa Suka Maju, Kecamatan
Sungai Rotan hampir mendekati permukiman warga. Pada area ini, luas lahan yang
terbakar mencapai 54 hektare. Upaya pemadaman telah dilakukan selama 11 hari
melalui jalur darat dan udara.
"Karhutla juga terjadi di Desa Putak Kecamatan
Gelumbang. Luas lahan yang terbakar mencapai 15 hektare. Tipe kebakaran di
permukaan dengan vegetasi gambut atau gelam. Sementara ini pemilik lahan dan
penyebab kebakaran belum diketahui," kata Kepala Bidang Penanganan Darurat
BPBD Sumsel, Sudirman, Minggu (8/9).
Sampai saat ini, kondisi api di wilayah itu belum
berhasil dipadamkan seluruhnya. Upaya pemadaman terus dilakukan TRC BPBD Posko
Gelumbang bersama TNI, Damkar hingga warga sekitar turut melakukan pemadaman
lengkap dengan peralatan.
"Api belum berhasil dipadamkan karena tidak ada
sumber air dan tidak ada sinyal untuk melakukan komunikasi," jelasnya.
Sementara itu, Karhutla di Desa Patra Tani Kecamatan
Muara Belida yang terjadi sejak Jumat (6/9) lalu masih dilakukan upaya
pendinginan. Total luas lahan semak belukar dan gelam yang terbakar telah
mencapai 15 hektare.
"Penyebab kebakaran belum diketahui. Kondisi saat
ini sedang dilakukan pendinginan," ungkapnya.
Sementara di lokasi lain, Karhutla yang terjadi hanya
mencapai 2 hektare di 2 wilayah desa pada 2 kecamatan yang terbakar berhasil
dipadamkan.
"Karhutla di Jalan Raya Lintas Sumatera Desa
Pulau Panggung Kecamatan Tanjung Agung seluas 1 hektare menurunkan tangki
suplai 4.000 liter dan tangki Damkar berhasil dipadamkan. Sedangkan Karhutla di
Desa Pelempang Kecamatan Kelekar juga dengan luas 1 hektare berhasil
dipadamkan," ujarnya. (DA)
Komentar