(PM Thailand/farance21)
Sender.co.id - Paetongtarn Shinawatra secara resmi terpilih sebagai Perdana Menteri Thailand, menggantikan Srettha Thavisin yang dipecat oleh Mahkamah Konstitusi akibat pelanggaran kode etik.
Reuters melaporkan bahwa Paetongtarn memperoleh dukungan mayoritas dalam pemungutan suara parlemen pada Jumat (16/8), dengan meraih 319 suara, hampir dua pertiga dari total suara.
Paetongtarn adalah putri dari mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra. Partai ayahnya, Pheu Thai, telah mengusungnya sebagai calon pengganti Srettha dalam konsolidasi partai yang berlangsung pada Kamis (15/8).
Menurut Reuters, Paetongtarn, yang berusia 37 tahun, menjadi Perdana Menteri termuda Thailand. Terpilihnya dia memicu spekulasi bahwa dia mungkin akan menjadi 'boneka' bagi ayahnya.
Srettha Thavisin dipecat oleh Mahkamah Konstitusi Thailand pada Rabu (14/8) karena melanggar kode etik. Pelanggaran ini terkait dengan penunjukan Pichit Chuenban sebagai Menteri Kantor Perdana Menteri pada reshuffle April lalu.
Pichit adalah mantan narapidana yang terlibat dalam kasus korupsi dan pernah menjalani hukuman penjara selama enam bulan pada 2008. (DY)
Sc:reuters
Komentar