Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) IPSI di Jakarta, Kamis (10/4/2026). (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)
Sender.co.id - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) setelah memimpin organisasi tersebut selama kurang lebih 34 tahun.
Keputusan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI IPSI yang digelar di Jakarta, Kamis (10/4/2026). Prabowo menyatakan tidak melanjutkan jabatannya karena kini mengemban tugas sebagai kepala negara, sehingga tidak memungkinkan untuk menjalankan peran di organisasi secara optimal.
“Dengan tugas sebagai Presiden, tentu saya tidak bisa lagi menjalankan tugas secara efektif di IPSI,” demikian pernyataan Prabowo.
Prabowo diketahui mulai memimpin IPSI sejak akhir 1980-an dan berperan besar dalam perkembangan pencak silat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai penggantinya, Sugiono resmi terpilih sebagai Ketua Umum PB IPSI periode 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum Munas tersebut.
Dengan kepemimpinan baru ini, IPSI diharapkan dapat melanjutkan program pembinaan dan pengembangan pencak silat, sekaligus memperkuat posisi olahraga tersebut di kancah internasional.
Pergantian kepemimpinan ini juga menjadi bagian dari regenerasi organisasi setelah kepemimpinan panjang Prabowo Subianto. (wg/dv)
Komentar