Tanggapi Megawati yang Mau Temui Dirinya, Kapolri: Beliau Sayang dengan Saya

Veridial
13 September 2024 15:14 WIB

 

Sender.co.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat suara terkait keinginan Ketua Umum PDI-Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri untuk bertemu secara langsung dengan dirinya.

Sigit menilai keinginan bertemu yang beberapa kali diungkap oleh Megawati itu sebagai bentuk kasih sayang terhadap dirinya.


"Ya saya kira memang beliau sayang dengan saya," ujarnya kepada wartawan di Ibu Kota Nusantara (IKN), dikutip Jumat (13/9).

Sigit mengakui apabila dahulu sering berkomunikasi secara langsung dengan Megawati.

Namun, kini komunikasi dirinya lebih sering dilakukan melalui sang anak Puan Maharani ataupun kader PDIP Bambang Wuryanto.

"Dulu memang kita sering berkomunikasi, tapi sampai saat ini kami juga masih berkomunikasi. Walaupun mungkin dengan teman-teman yang ada di kader partai, putri beliau, mas Bambang dan yang lain," kata Sigit.

"Yang jelas, itu hal yang biasa dan itu bentuk sayangnya seorang ibu terhadap anak," imbuhnya.

Megawati sempat beberapa kali menyindir Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sejumlah pidato politiknya.

Dalam pidatonya di Kantor DPP PDIP pada Rabu (14/8), Megawati mengaku permintaannya untuk bertemu secara langsung tidak kunjung direspon oleh Kapolri. Megawati menyatakan akan mendatangi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk meminta penjelasan secara langsung.

"Jadi saya bilang ke Mas Hasto, sudah enggak usah, Hasto nanti kalau kamu diambil, aku pergi ke Kapolri," kata Mega saat menyampaikan pidato kebangsaan di Mukernas Perindo di Inews Tower, Jakarta, Selasa (30/7).

"Ku bilang gitu. Coba pengin apa ngomong si Kapolri itu. Enak saja," sambungnya.

Ia berharap seluruh aparat penegak hukum tidak memberikan rasa ketakutan kepada masyarakat yang menyampaikan pendapat. Megawati menegaskan setiap pendapat atau kritik yang sesuai dengan realitas sosial atau permasalahan masyarakat harus dilindungi.

"Loh, mbok saya kan selalu mengajarkan kebenaran is kebenaran," ucapnya.

Ia juga membantah ucapan sebelumnya terkait keinginan bertemu secara langsung sebagai bentuk intimidasi kepada Kapolri. Mega menilai tidak ada yang salah dengan permohonan pertemuan tersebut mengingat dirinya merupakan Warga Negara Indonesia.

"Memangnya saya enggak boleh (ketemu). Kalau orang lain saja boleh masa saya enggak boleh. Karena saya juga yang memisahkan terus saya takut, enggak, orang saya orang baik-baik," ujar Mega dalam pidatonya. (VE)

Komentar