Undip Bantah Kematian Dokter Aulia Akibat Bullyng

Veridial
15 August 2024 15:29 WIB


Sender.co.id - Universitas Diponegoro (Undip) di Semarang membantah adanya perundungan terhadap dokter PPDS anestesi, Aulia Risma Lestari (30), yang meninggal dunia dan diduga bunuh diri. Undip menegaskan bahwa hasil investigasi internal menunjukkan bahwa isu perundungan tersebut tidak benar.

 

Melalui keterangan tertulis pada Kamis (15/8) Rektor Undip, Suharnomo menyatakan bahwa Fakultas Kedokteran Undip telah menerapkan gerakan "zero bullying" yang terus dipantau oleh Tim Pencegahan dan Penanganan.

 

"Gerakan 'zero bullying' ini aktif dipantau untuk memastikan bahwa tidak terjadi perundungan," ujar Suharnomo.

 

Meski demikian, Undip terbuka terhadap fakta baru yang mungkin muncul di luar hasil investigasi yang telah dilakukan. Pihak universitas siap berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan penanganan yang sesuai dan mendukung kebijakan "zero bullying" di Fakultas Kedokteran.

 

Fakultas Kedokteran Undip dan RSUP dr. Kariadi telah mengadakan pertemuan dengan Dirjen Pelayanan Kesehatan (Yankes) mengenai surat Nomor TK.02.02/D/44137/2024 yang meminta penutupan sementara Prodi Anestesi Undip di RSUP Kariadi Semarang untuk investigasi lebih lanjut terkait kematian dokter Aulia.

 

Dokter Aulia adalah dokter di RSUD Kardinah, Kota Tegal, dan menjalani spesialisasi anestesi di PDDS Undip. RSUD Kardinah menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dokter Aulia. (DY)

 

 

Sc: kumparan.com

Komentar