Heboh Susu Ikan! Apakah Kandungannya Baik untuk Kesehatan?

Putri Lailawati
19 September 2024 12:02 WIB

Sender.co.id - Pernahkah Kamu mendengar susu ikan? Minuman ini menjadi sorotan publik setelah diperkenalkan dalam program makan siang gratis. Susu ikan diklaim memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Namun, sebenarnya apa itu susu ikan? dan apakah susu ikan memiliki manfaat yang cukup baik bagi kesehatan?

Mengutip dari Galeri Medika, sebelum membahas lebih lanjut tentang Susu Ikan, sebaiknya tahu terlebih dahulu sebenarnya apa itu susu? Susu merupakan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar susu mamalia betina atau hewan perah seperti sapi, domba, kambing, kerbau, unta, dan lainnya tanpa adanya campuran bahan-bahan lain. Oleh karena itu, yang menjadi pertanyaan sebenarnya apa itu susu Ikan?

Apa itu Susu Ikan?

Susu ikan sebenarnya bukan berasal dari ikan, susu ikan adalah ekstrak protein dari ikan yang kemudian diproses menjadi produk susu. Jenis ikan yang sering dijadikan bahan dasar dalam membuat susu ikan adalah ikan Tuna dan Ikan cod. Karena, kedua ikan tersebut dikenal memiliki kandungan asam lemak yang baik.

Namun, menurut salah satu dosen Fakultas Peternakan IPB, menjelaskan bahwa istilah susu ikan dianggap sebagai istilah pemasaran yang menggambarkan karakteristik produk saja bukan secara ilmiah sebagai susu. Sehingga, susu ikan lebih tepat dikatakan sebagai minuman protein.

Kandungan Gizi dalam Susu Ikan

Susu ikan memiliki kandungan asam lemak Omega-3, DHA, EPA, dan berbagai jenis asam amino esensial lainnya yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Omega-3 adalah jenis asam lemak yang dapat meningkatkan kesehatan jantung, sehingga dengan mengkonsumsi susu ikan maka dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Selain itu, kandungan DHA dan EPA pada susu ikan sangat diperlukan dalam perkembangan fungsi otak dan kesehatan mata. Protein dalam susu ikan juga memiliki struktur yang lebih sederhana dibandingkan dengan susu sapi sehingga lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh.

Lalu, apakah susu ikan dapat menggantikan menggantikan susu sapi? meskipun susu ikan memiliki kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan, namun susu ikan memiliki beberapa kelemahan dibandingkan dengan susu sapi.

Kekurangan Susu Ikan

Susu ikan ini memiliki beberapa kekurangan seperti rasanya yang amis sehingga tidak cocok dikonsumsi untuk harian seperti halnya susu sapi. Selain rasanya yang amis, susu ikan juga mungkin tidak bisa memberikan gizi seperti kalsium tinggi yang dimiliki susu hewan.

Susu sapi murni mengandung kalsium sekitar 120 mg kalsium dalam 100 ml. Susu yang berasal dari hewan mamalia lainnya pun beberapa mineral seperti fosfor, magnesium, dan kalium yang mungkin tidak dimiliki pada kandungan susu ikan.

Disis lain, susu ikan juga mungkin dapat menjadi solusi bagi orang yang memiliki alergi laktosa, karena susu ikan bukan berasal dari mamalia sehingga dapat menjadi alternatif bagi orang yang memiliki laktosa intoleran. Namun, susu ikan belum terbukti secara luas dapat menggantikan susu sapi secara keseluruhan.

Manfaat Susu Ikan

Seperti yang sudah dijelaskan dalam kandungan gizi, susu ikan memiliki berbagai berbagai manfaat yang sangat baik bagi kesehatan. Berikut merupakan beberapa manfaat Susu Ikan diantaranya adalah:

1. Meningkatkan Perkembangan Otak

DHA yang terkandung dalam susu ikan memiliki banyak manfaat yang sangat baik dalam perkembangan otak, terutama bagi kanak-kanak dan saat masa kehamilan.

2. Bebas Laktosa

Susu ikan bukan berasal dari hewan mamalia sehingga sangat cocok dikonsumsi bagi seseorang yang alergi terhadap laktosa atau memiliki kondisi laktosa Intoleran.

3. Mengatasi Peradangan

Susu ikan memiliki kandungan EPA yang tinggi, dikenal efektif dalam mengurangi peradangan dalam tubuh sehingga cocok untuk penderita penyakit autoimun atau peradangan kronis lainnya.

4. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Kandungan Omega-3 dan DHA dalam susu ikan dapat membantu mengurangi resiko penyakit jantung dengan menurunkan kadar kolesterol dan mengurang tekanan darah. Tentunya kesehatan jantung merupakan yang harus selalu diperhatikan karena mempengaruhi kesehatan tubuh lainnya. (PL)

Komentar