Lake Toba Writers Festival 2024: Perayaan Sastra dan Budaya di Tepi Danau Toba

Putri Lailawati
15 September 2024 16:45 WIB

Sender.co.id -  Festival Penulis Danau Toba (LTWF) yang disebut sebagai “pertemuan besar tahunan para penulis, pembaca, dan pecinta budaya kaldera Toba”  kembali digelar pada 14-16 September 2024 di Samosir, Sumatera Utara. Acara yang penuh inspirasi ini akan mempertemukan novelis, penulis cerita pendek, penyair, akademisi, mahasiswa, media, pejabat, serta penggemar di tepi megahnya Danau Toba.

Mengutip dari RRI, dalam wawancara bersama Voice Of Indonesia RRI pada Sabtu, (14/09/2024) salah satu pendiri festival, Amol Titus, menjelaskan bahwa acara ini memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari festival lain. “Pertama, ini adalah acara tiga bahasa yang merayakan sastra dalam Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Batak. Kedua, acara ini inklusif dan mudah diakses, mempertemukan penulis regional, nasional, dan internasional,” ujar Amol Titus. 

Amol juga menambahkan bahwa festival ini berkomitmen pada tanggung jawab sosial dan lingkungan. “Upaya kami adalah menjadikannya acara 'zero-plastic' sebisa mungkin. Selain itu, masyarakat sekitar Desa Unjur diberi kesempatan untuk berpartisipasi dengan menyediakan makanan, minuman, serta kerajinan tangan,” katanya.

Penulis senior Saut Poltak Tambunan, yang berperan penting dalam kebangkitan Bahasa Batak, turut dipuji atas perannya dalam festival ini. Keterlibatan masyarakat dan kualitas acara juga dipuji olehnya.

Dalam festival ini juga memperkenalkan kekayaan budaya Batak yang tidak hanya dirasakan melalui pariwisata, tetapi juga dari  Tradisi, adat, geografi, dan gaya hidup masyarakat Batak yang disampaikan melalui bacaan.

Salah satu sorotan acara tahun ini adalah penampilan Opera Batak yang akan dipentaskan pada 15 September 2024 di panggung terbuka Waterfront City, Pangururan. Naskah 'Batara Guru' yang ditulis oleh Thomson Hutasoit juga dipentaskan pada acara ini.

Festival ini merupakan ajang penyampaian apresiasi bahwa sastra dan seni teater telah digabungkan dalam Lake Toba Writers Festival, karena keduanya sangat terkait erat.

Sebagai penghormatan khusus, dua penulis legendaris Indonesia, Sitor Situmorang dan Pramodeya Ananta Toer, akan dikenang dalam festival tahun ini.

Dukungan penuh diberikan oleh festival untuk menciptakan platform kolaboratif, yang dimaksudkan untuk merayakan karya sastra masa lalu dan masa kini. (PL)

 

Komentar