(Lambang NU penuh makna yang viral karena diduga dilecehkan di jagat maya)
Sender.co.id - Kasus dugaan pemahaman lambang Nahdlatul Ulama oleh akun X @BEBEL telah masuk dalam berkas laporan kepolisian di Polrestabes Surabaya. Ali Mahfud, warga Rungkut sekaligus Muhibbin NU yang menjadi pelapor.
Ali Mahfud tak terima jika logo yang menurutnya sangat sakral dan bermakna itu diubah begitu saja dan diberikan tulisan Ulama Nambang atau UN. Ali menegaskan pembuatan lambang NU tidak dilalui dengan proses yang mudah.
”Saya pernah menapaktilasi proses pembuatan lambang NU itu. Saya rasa dan saya lihat pembuatan lambang NU tidak asal dan memiliki makna yang mendalam,” tegas Ali kepada JawaPos.com di Surabaya.
Lalu, apa makna atau pesan dari lambang NU? Dilansir dari nu.or.id, logo NU dicetuskan atau dibuat oleh KH. Ridwan Abdullah. Dia ulama alim dan pintar seni lukis.
KH Ridwan Abdullah mendapatkan tugas dari salah satu pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari untuk membuat logo atau lambang NU. Dengan syarat, lambang NU tidak boleh meniru lambang orang lain dan memiliki wibawa.
KH Hasyim Asy'ari kala itu meminta, lambang NU tidak akan membosankan sampai kapanpun.
Saat ini, lambang NU yang dikenal berupa bola dunia kemudian terdapat peta Indonesia di dalamnya. Bola dunia tersebut dikelilingi tali yang membuat dua simpul. Lalu, ada pula lima bintang di bagian atas bola dunia dan empat bintang di bagian bawah bola dunia. Selain itu, tulisan NU dalam tulisan latin dan huruf Arab.
Bola Dunia
Melambangkan planet bumi yang digunakan untuk tempat tinggal, hidup, bersosial, berikhtiar, beramal, dan bekerja. Selain itu, bumi juga mengingatkan manusia yang berasal dari tanah dan akan kembali menjadi tanah. Hal itu sesuai dengan Alquran Surat Taha ayat 55.
Tali Tambang
Tambang melingkar memiliki arti persaudaraan (ukhuwwah) yang mengikat sesama muslim (ukhuwwah Islamiyyah), sesama bangsa Indonesia (ukhuwawh wathoniyyah), dan sesama manusia (ukhuwwah basyariah).
Jumlah untaian 99. Angka itu bukan sembarangan. Angka tersebut melambangkan Asmaul Husna. Tambang juga ditalikan dengan longgar yang memiliki arti bahwa NU selalu fleksibel dan dinamis dalam menentukan hukum dan sikap politik. Hal itu diambil berdasarkan Alquran Surat Ali Imran ayat 103.
Peta Indonesia
Peta Indonesia mewakili bentuk kecintaan NU terhadap Indonesia. Sebagai tanah air dan bangsa tempat kelahiran NU. Karena masyarakat hidup, menghirup udara, minum air dari tanah air Indonesia. Oleh karena itu, Hadratus Syekh Hasyim Asy'ari mengeluarkan jargon hubbul wathon minal iman yang berarti cinta tanah air adalah bagian dari iman.
Sembilan Bintang
Sembilan bintang ini melingkari bola dunia jika disatukan akan melambangkan Wali Songo (wali sembilan) yang menyebarkan Islam di Indonesia. Jika dilihat satu per satu, bintang paling besar di bagian atas melambangkan Rasulullah SAW.
Adapun empat bintang di bawahnya adalah Khulafaur Rasyidin. Sementara empat bintang di bawah tulisan NU adalah empat Imam Mujtahid Madzahibul Arba'ah, yakni Imam Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hambali. (*)
Komentar