Pemulung Temukan Granat Aktif di Bekasi, Jibom Polda Metro Jaya Turun Tangan

Divson
18 August 2026 17:33 WIB

Sender.co.id - Seorang pemulung menemukan benda mencurigakan yang ternyata merupakan granat tangan militer di Jalan Toyogiri, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/8/2026). Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga dan diteruskan ke pihak kepolisian.

 

Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti mengatakan, informasi awal diterima setelah seorang pemulung menemukan benda mencurigakan di sekitar lokasi. Polisi kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan area sekitar.

 

“Informasi awal diterima setelah seorang pemulung melihat benda mencurigakan, kemudian dilaporkan warga ke Polsek Tambun Selatan,” kata Wuryanti kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).

 

Setelah menerima laporan, polisi memasang garis pengamanan dan meminta masyarakat menjauh dari lokasi. Tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Metro Jaya kemudian diterjunkan untuk memeriksa dan mengevakuasi benda tersebut.

 

Hasil pemeriksaan Tim Jibom memastikan benda yang ditemukan tersebut merupakan bom militer jenis granat tangan. Polisi menyebut granat itu masih dalam kondisi aktif meski telah mengalami karat.

 

“Berdasarkan hasil penanganan Tim Jibom, benda tersebut merupakan bom militer jenis granat tangan dengan diameter sekitar 60 mm, panjang 100 mm, berat 410 gram, kondisi aktif berkarat, dilengkapi safety pin dan safety lever serta diduga buatan Inggris,” ujar Wuryanti.

 

Granat tersebut selanjutnya dievakuasi oleh Tim Jibom Polda Metro Jaya ke Markas Gegana untuk menjalani proses disposal atau pemusnahan sesuai prosedur penanganan bahan peledak.

 

Selama proses penanganan berlangsung, masyarakat diminta tidak mendekati lokasi. Polisi sebelumnya mengimbau warga berada pada jarak aman sekitar 30 hingga 50 meter dari lokasi penemuan untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

 

Wuryanti juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan apabila menemukannya. Menurutnya, masyarakat dapat segera melaporkan temuan tersebut kepada kepolisian.

 

“Jika menemukan benda serupa, warga diminta segera menghubungi layanan kepolisian 110, menjauh dari lokasi, dan mematuhi setiap instruksi petugas yang berada di tempat kejadian,” kata Wuryanti.

 

Penemuan granat tersebut menjadi perhatian karena benda itu ditemukan di tengah aktivitas warga dan dalam kondisi masih aktif. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal-usul granat tersebut, termasuk dugaan bahwa benda itu merupakan produk buatan Inggris.

 

Masyarakat diimbau segera melapor apabila menemukan benda yang bentuknya menyerupai senjata atau bahan peledak, terutama benda yang tidak diketahui asal-usulnya. Penanganan benda semacam itu harus dilakukan oleh petugas yang memiliki kewenangan dan peralatan khusus. (it/dv)

Komentar