Ridwan Kamil, Calon Gubernur DKI Jakarta (DOK: Kompas)
Sender.co.id - Calon gubernur Jakarta, Ridwan Kamil (RK), merencanakan pembangunan perumahan di atas stasiun dan pasar jika terpilih dalam Pilgub Jakarta. Namun, pakar tata kota dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, menyarankan RK untuk mempertimbangkan konversi gedung-gedung perkantoran kosong menjadi hunian.
"Seiring dengan banyaknya gedung perkantoran yang kosong, alangkah baiknya jika gedung-gedung tersebut diubah menjadi hunian, sebagaimana yang dilakukan di beberapa negara," ungkap Yayat kepada wartawan pada Selasa (3/9/2024).
Yayat berpendapat bahwa mengubah gedung perkantoran kosong menjadi tempat tinggal akan lebih cepat dibandingkan membangun perumahan di atas stasiun atau pasar. Menurutnya, hunian yang berasal dari gedung-gedung kosong ini bisa disewakan kepada generasi Z dan milenial.
"Proses konversi ini lebih cepat, hanya perlu memperhatikan aspek aturan teknis dan keselamatan bangunan. Daripada membiarkan gedung-gedung kosong, lebih baik dimanfaatkan sebagai hunian sewa untuk generasi Z dan milenial. Terutama gedung-gedung bekas kementerian yang mungkin akan dipindahkan ke IKN, atau dengan konsep 30:70, di mana 30% digunakan untuk perkantoran dan sisanya untuk hunian. Ini akan mendukung gagasan RK di mana orang bisa tinggal dan bekerja di tempat yang sama," jelasnya.
Yayat menambahkan bahwa untuk program pembangunan perumahan di Jakarta, diperlukan inovasi yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi pelaku usaha serta masyarakat.
"Khususnya untuk perkantoran dan hunian di kawasan TOD (transit oriented development) yang saat ini sepi, seperti Blok M. Banyak mal di Jakarta yang kosong dan sepi. Apa rencana selanjutnya?" tanyanya.
Sementara itu, Ridwan Kamil (RK) telah menjanjikan berbagai program tempat tinggal di atas stasiun dan pasar. RK menyatakan bahwa jarak yang jauh antara rumah dan tempat kerja menyebabkan stres dan menghabiskan 30% pendapatan warga Jakarta untuk transportasi.
"Jadi salah satu masalah di Jakarta adalah jarak antara rumah dan tempat kerja yang terlalu jauh, yang membuat orang stres dan menghabiskan banyak waktu dan uang di transportasi," kata RK saat mengunjungi Markas TKN Fanta, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (2/9).
RK juga mengungkapkan arahan dari presiden terpilih Prabowo Subianto, yang mengusulkan pembangunan perumahan di tengah kota, seperti di atas pasar-pasar dan stasiun.
"Prabowo sangat peduli dengan perumahan masyarakat. Beliau menyarankan agar kita membangun perumahan di atas pasar-pasar Jakarta, seperti di Manggarai, Dukuh Atas, Tanah Abang, dan lainnya," ujar RK.
RK menegaskan bahwa program ini akan menjadi prioritas dalam rencana pembangunan Jakarta. (DY)
Komentar