Bareskrim Bongkar Pabrik Whip Pink Ilegal di Jakarta

Divson
20 April 2026 09:21 WIB

Sender.co.id - Bareskrim Polri mengungkap pabrik ilegal gas nitrous oxide (N2O) atau yang dikenal sebagai “Whip Pink” di wilayah Jakarta pada pertengahan April 2026. Pengungkapan ini dilakukan setelah penyelidikan terkait maraknya peredaran gas tersebut di berbagai daerah.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri menyatakan bahwa pengungkapan bermula dari laporan masyarakat terkait penggunaan gas N2O yang diduga disalahgunakan sebagai “gas ketawa”. Petugas kemudian melakukan penyamaran untuk menelusuri jalur distribusi hingga menemukan lokasi produksi ilegal.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa mesin pengisian gas, tabung berbagai ukuran, serta ribuan produk siap edar. Pabrik ini diketahui beroperasi tanpa izin resmi, termasuk tidak memiliki izin edar dari BPOM.

“Gas ini seharusnya digunakan untuk kebutuhan industri makanan, namun disalahgunakan untuk tujuan lain yang berpotensi membahayakan,” ujar salah satu pejabat Bareskrim dalam keterangannya.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam operasional pabrik, mulai dari operator hingga bagian distribusi. Para pelaku kini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan sementara, jaringan ini diketahui memiliki distribusi yang luas hingga ke berbagai kota di Indonesia. Penjualan dilakukan secara daring dan pengiriman menggunakan jasa ekspedisi maupun ojek online.

Tak hanya itu, bisnis ilegal ini disebut memiliki omzet yang cukup besar, mencapai miliaran rupiah setiap bulannya. Hal ini membuat kasus tersebut menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

Bareskrim Polri menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap aktor utama di balik jaringan produksi dan distribusi gas ilegal tersebut.

Pengungkapan ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan zat yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan industri, namun beralih fungsi menjadi konsumsi yang berisiko. (wg/dv)

Komentar