(Elon Musk memberikan give away 1 juta dolar/CBSnews)
Sender.co.id - Kontroversi giveaway jutaan dolar yang diberikan miliarder Elon Musk setiap harinya kepada satu pemenang terpilih akhirnya mendapat izin dari hakim Pennsylvania.
Jaksa
Philadelphia Larry Krasner, seorang Demokrat, pada 28 Oktober menggugat agar
giveaway bernilai 1 juta dolar AS tersebut dihentikan karena merupakan lotere
ilegal dengan aturan yang tidak jelas.
Hakim Pennsylvania, Foglietta menolak tuntutan Krasner dalam perintah tertulis
singkat dan mengatakan ia akan memaparkan alasannya nanti.
Pengacara Musk, Andy Taylor, menuduh kantor Krasner mencoba membatasi hak-hak
warga Pennsylvania dengan mencegah mereka menandatangani petisi, sebagai syarat
ikut serta dalam giveaway.
"Mereka mencoba menahan warga Pennsylvania untuk menandatangani petisi
kebebasan berbicara dan hak untuk memiliki senjata," kata Taylor dalam
argumen penutup, seperti dimuat Reuters pada Senin, 4 November 2024.
Pernyataan hakim Pennsylvania disampaikan setelah kesaksian mengejutkan di mana
ajudan miliarder tersebut mengakui kelompok politiknya memilih pemenang kontes
tersebut.
Dalam upaya meyakinkan Hakim Foglietta bahwa giveaway itu bukan lotere ilegal,
pengacara Musk mengatakan itu bukan hadiah, melainkan kompensasi bagi mereka
yang dipilih untuk menjadi juru bicara agenda pro-Trump America PAC.
Young, direktur America PAC, bersaksi bahwa ia memilih pemenang dari sekumpulan
kandidat yang muncul dalam video untuk kelompok itu dan mengizinkannya
menggunakan gambar mereka setelah meninjau media sosial mereka dan bertemu
dengan mereka di luar tempat acara.
John Summers, seorang pengacara untuk kantor Krasner, mengatakan pengakuan
bahwa hadiah itu tidak acak menjadikannya bukan hanya lotere ilegal tetapi juga
penipuan.
"Jika cerita mereka benar. Itu adalah salah satu penipuan terbesar dalam
50 tahun terakhir," tegasnya.
Summers menunjukkan kepada pengadilan sebuah klip Musk pada rapat umum Trump
pada tanggal 19 Oktober yang mengatakan bahwa America PAC akan secara acak
memberikan 1 juta dolar AS kepada orang-orang yang menandatangani petisi.
Philadelphia adalah kota terbesar di Pennsylvania, salah satu dari tujuh negara
bagian medan pertempuran yang kemungkinan akan menentukan hasil persaingan
antara Trump, seorang Republikan, dan Harris, kandidat Demokrat.
Siapa pun yang memenangkan negara bagian tersebut akan menerima 19 suara
elektoralnya dari total 270 suara yang dibutuhkan untuk menang.
Kepala eksekutif Tesla telah memberikan 16 juta dolar AS kepada pemilih
terdaftar di negara bagian yang belum menentukan pilihan yang memenuhi syarat
untuk pemberian hadiah dengan menandatangani petisi politiknya.
America
PAC mengumumkan pemenang dari Arizona pada 4 November dan mengatakan pemenang
terakhir, dari Michigan, akan diumumkan pada Hari Pemilihan pada 5 November.
Mereka meluncurkan kontes giveaway tersebut sejak 19 Oktober. Ini terbuka untuk
pemilih terdaftar di tujuh negara bagian medan pertempuran utama yakni Arizona,
Georgia, Michigan, Nevada, North Carolina, Pennsylvania, dan Wisconsin. (VE)
Komentar