Viral Benda Mirip Kapal di Sekitar Anak Krakatau, Basarnas: Hasilnya Nihil

Divson
16 September 2026 16:16 WIB
Sender.co.id – Video rekaman drone yang memperlihatkan benda berwarna putih dan memanjang di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau viral di media sosial. Penampakan tersebut kemudian dikaitkan warganet dengan pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda sejak 7 September 2026.

Video tersebut direkam oleh konten kreator sekaligus pilot drone, Andrea Ramadhan, pada Minggu (13/9/2026). Dalam rekaman, terlihat sebuah objek berwarna putih di permukaan laut yang sekilas menyerupai kapal dalam posisi terbalik.

Andrea mengaku awalnya tidak menyadari keberadaan objek tersebut. Ia baru mengetahuinya setelah mendapat pesan dari warganet yang meminta bagian tertentu dalam video diperiksa kembali.

“Apakah itu sebuah kapal terbalik? Saya juga bertanya-tanya,” ujar Andrea. Ia mengatakan dirinya juga belum dapat memastikan apakah objek tersebut merupakan kapal, buih ombak, atau benda lainnya.

Informasi mengenai objek tersebut kemudian ditindaklanjuti Tim SAR Gabungan. Kepala Kantor Basarnas Banten Al Amrad mengatakan tim KN SAR Tetuka melakukan pengecekan di sekitar lokasi yang terlihat dalam video.

Tim menurunkan sekoci dan sea rider, kemudian kembali menggunakan drone untuk mengamati area dari udara. Lokasi yang diperiksa berada sekitar 500 meter dari Gunung Anak Krakatau.

“Dan setelah mereka melakukan cross-check tentang informasi tersebut, itu hasilnya nihil,” kata Al Amrad.

Menurut Basarnas, objek yang terlihat dalam video tidak ditemukan ketika lokasi tersebut diperiksa secara langsung. Tim juga sebelumnya telah beberapa kali melakukan penyisiran di kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau sebagai bagian dari operasi pencarian.

Al Amrad menegaskan, penampakan dalam video tersebut belum dapat dipastikan berkaitan dengan kapal yang membawa lima jurnalis dan tiga kru yang hilang.

Hilangnya delapan orang tersebut terjadi setelah kapal Arupadhatu 1 bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, menuju Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026). Kapal kemudian dilaporkan hilang kontak di perairan antara Carita dan Gunung Anak Krakatau.

Hingga pemeriksaan terhadap video tersebut dilakukan, belum ada petunjuk yang memastikan keberadaan para jurnalis dan kru kapal. Tim SAR terus memperluas penyisiran di sejumlah sektor perairan Selat Sunda.

Karena itu, video viral tersebut sebaiknya dipahami sebagai informasi awal yang telah ditindaklanjuti, bukan sebagai bukti bahwa kapal atau delapan orang yang dicari berada di lokasi tersebut. (ra/wg)

Komentar