Gold Book diperkirakan dari masa 660 SM (Photo : The Archaeologist/Etruscan)
Sender.co.id - "Buku Emas
Etruria", juga dikenal sebagai "Buku Emas Etruria" atau
"Buku Emas Etruria", diperkirakan berasal dari sekitar tahun 660 SM.
Seperti namanya, "Buku Emas Etruria", buku ini berasal dari bangsa
Etruria, bangsa kuno yang peradabannya berada di Italia. Sebelum kekaisaran
Romawi, bangsa ini adalah salah satu yang paling penting dikutip dari Detikedu.
Banyak orang tahu bahwa budaya Etruria diadopsi oleh orang
Romawi, sebagai penerus budaya Etruria di wilayah Italia kuno.
Kini, "Etruscan Gold Book" disimpan di National
Historical Museum di Sofia, Bulgaria. Lantas, bagaimana cerita di balik
penemuan buku tertua tersebut?
Mengutip The Archeologist, Etruscan Gold Book pertama kali
ditemukan sekitar antara 1943-1955. Buku ini ditemukan secara tidak sengaja
oleh seorang prajurit yang menggali kanal di tepi Sungai Struma, yang mengalir
melalui wilayah Bulgaria dan Yunani.
Ukuran bukunya sekitar 5 cm x 4,5 cm dan terdiri dari
beberapa halaman yang dibuat menggunakan bahan emas sebesar 23,82 karat, dengan
berat mencapai 100 gram. Buku ini ditulis menggunakan huruf yang digunakan oleh
bangsa Etruria sekitar 660 SM.
Halaman dari Etruscan Gold Book berisi ilustrasi yang menggambarkan berbagai
simbol dan figur, mulai dari kuda, penunggang kuda, sirene, kecapi, hingga
prajurit. Simbol ini juga ditemukan pada berbagai peninggalan arkeologis bangsa
Etruria, termasuk mural makam, patung, dan artefak perunggu.
Menceritakan tentang Ritual dan Praktik Mistis
Menurut arkeolog, tulisan dalam buku ini menceritakan mengenai ritual dan
praktik mistis yang erat kaitannya dengan "kematian". Pakar
memperkirakan bahwa tulisan ini mengacu pada prosesi pemakaman seorang
bangsawan Etruria yang mengikuti kepercayaan Orfik atau Orfisme.
Orfisme adalah tradisi kepercayaan kuno yang berkembang di Yunani kuno dan
sangat erat kaitannya dengan budaya Thrakia dan Helenistik. Kepercayaan ini
kembali populer setelah salah satu filsuf Yunani bernama Pythagoras
memperkenalkan konsep reinkarnasi dan penyucian jiwa yang berasal dari Orfisme.
Orfisme ini berakar dari tokoh mitologi Yunani bernama Orpheus yang digambarkan
sebagai seorang penyair dan musisi. Orpheus dipercayai memiliki kemampuan untuk
menenangkan binatang buas dan berkomunikasi dengan roh manusia yang telah mati.
Menariknya, meskipun halaman dari kitab Orfisme telah ditemukan secara terpisah
di berbagai belahan dunia. Namun, penemuan Etruscan Gold Book yang merupakan
salah satu kitab dari Orfisme ini ditemukan secara lengkap di Bulgaria.
Sebelum disimpan di National Historical Museum di Sofia, Bulgaria, buku ini
diberikan kepada pihak museum oleh seorang anonim berusia 87 tahun. Kini,
Etruscan Gold Book diamankan di Gudang Bawah Tanah Museum dan sedang diteliti
oleh para ilmuwan dari Sofia dan London.
Buku Tertua di Dunia Lainnya
Selain Etruscan Gold Book, terdapat buku tertua lainnya bernama "The
Diamond Sutra" atau Sutra Berlian yang merupakan kitab agama Buddha. Buku
ini ditemukan pada 1900 di dalam Gua Seribu Buddha di Duanhang, Tiongkok.
Mengutip Times of India, buku "Sutra Berlian" ini ditulis dalam
bahasa Sanskerta, dengan panjang sekitar 5 meter yang dicetak menggunakan
teknik cetak balok kayu. Buku ini terdiri dari sekitar 6.000 kata yang berisi
dialog antara Buddha dengan salah satu muridnya bernama Subhuti.
Dialog dalam buku "Sutra Berlian" mengajarkan mengenai kebijaksanaan
yang diibaratkan seperti "berlian" yang dapat dengan mudah memotong
berbagai material. Dalam hal ini, kebijaksanaan dapat mengikis ketidaktahuan
dan ilusi, serta membimbing seseorang menuju pencerahan. (LF)
Komentar