Ilustrasi Makhluk Halus (Photo : Pixabay)
Sender.co.id - Biasanya, ilmuwan
melakukan penelitian dalam bidang sains ataupun teknologi. Namun siapa sangka,
ada sejumlah ilmuwan yang justru melakukan penelitian tentang hantu.
Padahal, banyak ilmuwan yang skeptis dan tidak yakin
tentang hal-hal yang berbau supranatural. Sebab, hal yang berkaitan tentang
hantu atau mistis dianggap sudah di luar nalar.
Meski begitu, di kalangan masyarakat banyak yang percaya tentang kehadiran
makhluk halus. Bahkan, sejak abad ke-19 masyarakat sudah tertarik tentang
hantu.
Antusias tinggi masyarakat untuk mendalami hal-hal supernatural ternyata
berhasil menarik sejumlah ilmuwan. Mereka kemudian melakukan sejumlah
penelitian tentang hantu.
Dilansir dari Detikedu, berikut ilmuwan yang melakukan penelitian tentang hantu:
1. Michael Faraday
Ilmuwan yang pertama adalah Michael Faraday. Ia dikenal karena penemuannya
tentang elektrolisis dan induksi elektromagnetik.
Meski banyak menemukan hal-hal di bidang sains, Faraday juga penasaran tentang
hal yang berbau mistis. Salah satu hal yang membuat dirinya penasaran adalah
ilmu di balik table turning pada 1853.
Sedikit informasi, table turning adalah kemampuan sebuah meja untuk berubah
posisi menjadi terbalik. Bukan digerakkan oleh manusia, tapi karena kemampuan
mediasi antara seseorang dengan arwah lewat benda populer pada 1850-an.
Nah, Faraday ingin mencari tahu apakah fenomena meja terbalik mungkin
disebabkan oleh listrik atau magnet, bukan dipicu oleh arwah gentayangan.
Faraday melakukan eksperimennya secara diam-diam dengan memantau pergerakan
otot peserta selama proses pemanggilan arwah. Penelitian itu akhirnya
dipublikasikan pada 30 Juni 1853 lewat surat kabar Times.
Menurutnya, fenomena table turning bukan terjadi karena aspek spiritual
melainkan fisik. Peserta meyakini jika meja tersebut bisa bergerak secara
sendiri, tetapi tidak sadar bila mereka tengah melakukannya.
Penelitian tersebut juga membuat Faraday memahami mekanisme di balik gaya tak
sadar atau kini dikenal sebagai efek ideomotor.
2. Pierre dan Marie Curie
Sepasang suami istri yang juga merupakan ilmuwan, yakni Pierre dan Marie Curie
juga pernah melakukan penelitian tentang pemanggilan arwah. Saat itu, mereka
meneliti metode spiritual yang terkenal yaitu Eusapia Palladino pada 1905.
Proses tersebut menunjukkan sejumlah kejadian supranatural yang menyeramkan,
mulai dari muncul suara aneh, meja melayang, hingga benda terbang.
Pemenang hadiah Nobel tersebut berusaha untuk menghilangkan prasangka terkait
segala hal yang terjadi. Pierre menyatakan jika ia yakin dengan fenomena yang
dilihatnya tidak bisa dijelaskan sebagai tipuan.
Namun, saat itu Marie tidak secara terbuka mendukung konsep spiritualisme.
Sampai akhirnya sang suami, Pierre Curie meninggal dalam kecelakaan kereta di
usia 46 tahun.
Pasca meninggalnya Pierre, Marie mulai menulis berbagai hal kepada suaminya di
buku harian. Lalu, ia mulai percaya jika ada kemampuan untuk berkomunikasi
dengan orang-orang terkasih meski mereka sudah tidak ada.
3. John Ferriar
Pada awal abad ke-19, seorang dokter sekaligus reformis kesehatan masyarakat,
John Ferriar melakukan penelitian tentang hantu. Ia ingin membuktikan apa benar
hantu bersifat supernatural atau hanya tipuan belaka.
Penemuan John Ferriar diterbitkan dalam bukunya An Essay Towards a Theory of
Apparitions pada 1813. Ia meyakini adanya sosok hantu.
Dalam buku tersebut, John mengatakan "Bentuk orang yang meninggal atau
hilang telah dilihat, dan suaranya telah didengar oleh para saksi yang
keterangannya dapat dipercaya."
Menurutnya, hantu atau penampakan tercipta oleh pikiran manusia yang terlalu
bersemangat, sehingga bisa memproyeksikan mental. Dengan begitu, hantu bisa
disebut sebagai fenomena psikologi daripada fenomena supernatural.
4. Alfred Russel Wallace
Alfred Russel Wallace merupakan seorang naturalis terkenal yang mengemukakan
teori evolusi melalui seleksi secara independen dari Charles Darwin. Keduanya
memang sudah berkorespondensi tentang subjek tersebut sebelum akhirnya Darwin
menerbitkan buku On the Origin of Species pada 1859.
Akan tetapi, Alfred tak pernah mendapat pujian sebesar Darwin. Kontribusinya di
dunia sains bahkan sering dianggap keliru oleh banyak orang karena ia tertarik
pada hal spiritualisme.
Alfred menyampaikan teori evolusi ke tingkat lebih tinggi daripada Darwin. Ia
menyatakan jika teori itu menunjuk pada hadirnya alam supernatural.
Lewat teorinya, Alfred meyakini jika manusia mengembangkan berbagai kemampuan
melalui proses yang rumit. Sayangnya, teori tersebut membuatnya kembali
mendapat cemoohan dari masyarakat.
Meski begitu, Alfred tetap menulis banyak artikel dan membongkar keberadaan roh
manusia setelah kematian. Hal itu dibuktikan dengan adanya foto-foto roh.
5. Eleanor Sidgwick
Daftar ilmuwan yang terakhir adalah Eleanor 'Nora' Sidgwick. Ia merupakan
seorang ahli matematika dan kepala sekolah Newnham College di University
Cambridge.
Selain itu, ia juga merupakan sosok penting dalam organisasi Society for
Psychical Research (SPR). Kala itu, organisasi tersebut dihormati banyak orang
karena mengeksplorasi fenomena supernatural.
Di dalam organisasi tersebut berisi sejumlah ilmuwan, akademisi, dan
orang-orang terkemuka seperti Arthur Conan Doyle, ahli kimia William Crookes,
dan fisikawan Oliver Lodge.
Selama perannya di SPR sebagai presiden, Sidgwick telah melakukan banyak
penelitian, mempelajari telepati, hingga levitasi (ilmu melayang). Salah satu
temuannya yang ia percaya adalah telepati merupakan fenomena alam yang asli dan
langka.
Pada 1891, SPR diminta oleh masyarakat untuk menyelidiki tentang sejumlah
fotografi roh. Nah, beberapa fotonya ada yang dimiliki oleh Alfred Russel
Wallace.
Alfred percaya jika banyak foto yang menunjukkan penampakan hantu adalah asli
karena tidak bisa dijelaskan. Namun, projek itu akhirnya diambil alih Sidgwick
dan hasilnya ditulis dalam makalah On Spirit Photographs.
Dalam makalah tersebut, Sidgwick membantah temuan Alfred dan mengungkapkan jika
banyak trik yang bisa digunakan untuk menciptakan efek hantu.
Itu tadi lima ilmuwan yang pernah melakukan penelitian tentang hantu. Apakah
kamu termasuk percaya dengan hantu? (LF)
Komentar