Daging dan Sayur (Photo : Istimewa)
Sender.co.id - Daging telah lama
diketahui memiliki lebih banyak protein daripada sayuran. Kandungan protein
dari pengganti daging yang semakin populer di kalangan vegan dan vegetarian
masih belum sebanding dengan daging asli.
Secara umum, produk hewani memiliki kadar protein yang
lebih tinggi daripada produk nabati, menurut perhitungan Protein Digestibility
Corrected Amino Acid Score (PDCAAS). Jadi, mengapa protein lebih banyak di
daging daripada sayuran?
Lihat penjelasannya di bawah ini.
Alasan Utama Perbedaan Kandungan Protein
Hewan dan tumbuhan memiliki komposisi seluler yang berbeda,
menurut Christi Calhoun, seorang petugas sumber daya dan komunikasi ilmiah dari
American Meat Science Association.
Hewan biasanya menyimpan lebih banyak protein dalam jaringannya karena tubuh
mereka dibuat untuk melakukan berbagai fungsi seperti metabolisme energi,
gerakan otot, dan perbaikan sel. Protein juga merupakan sebagian besar molekul
penting dalam tubuh hewan, seperti enzim dan hormon.
Namun, menurut Calhoun, "Jaringan mereka secara alami mengandung lebih
sedikit protein", karena tumbuhan cenderung menyimpan lebih banyak
karbohidrat untuk mendukung struktur sel dan menyimpan energi.
Meskipun karbohidrat penting bagi tumbuhan dan hewan, karena struktur
molekulnya yang berbeda, karbohidrat tidak dapat melakukan tugas seluler
tertentu yang dilakukan protein.
Asam Amino Esensial
Kinga Balogh, seorang ahli diet dari JM Nutrition di
Kanada, menggambarkan protein sebagai "kalung manik-manik" yang
terdiri dari berbagai asam amino. Setidaknya ada 20 jenis asam amino yang
masing-masing melakukan tugas yang berbeda, seperti mengangkut nutrisi,
memperbaiki jaringan, dan menjalankan fungsi otak.
Namun, sembilan asam amino ini—dikenal sebagai "asam amino
esensial"—hanya dapat diperoleh dari makanan, karena tubuh tidak dapat
membuatnya secara alami. Hanya daging hewan yang memiliki semua asam amino ini,
sementara produk nabati seringkali kekurangan satu atau lebih dari asam amino
tersebut.
Selain itu, tubuh memproses protein hewani dengan cara yang berbeda dari
protein nabati. Ini karena protein hewani tidak memiliki serat yang biasanya
ditemukan dalam produk nabati.
Balogh menyarankan untuk menggunakan pendekatan gizi yang
tepat untuk mengukur kebutuhan protein seseorang, meskipun fakta bahwa daging
biasanya mengandung lebih banyak protein daripada produk nabati.
Balogh mengatakan kepada Live Science, "Protein berfungsi paling efektif
dalam tubuh manusia ketika kita juga mengonsumsi energi, karbohidrat, dan lemak
dalam jumlah yang cukup”. (LF)
Komentar