InJourney Airports menyiapkan bus gratis bagi penumpang terdampak penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bus disediakan menuju Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya. Foto : Injourney.id
Sender.co.id – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, masih mengalami penghentian sementara operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan informasi terbaru, penutupan sementara Bandara Soetta diperpanjang hingga Senin (7/9/2026) pukul 18.00 WIB demi menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan.
Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas penerbangan dan mobilitas ribuan penumpang. Sebelumnya, InJourney Airports mencatat 33 penerbangan di Bandara Soetta terdampak, terdiri dari pembatalan, penundaan, penjadwalan ulang, hingga pengalihan penerbangan. Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan penutupan dilakukan menyusul indikasi sebaran abu vulkanik di area bandara.
Untuk membantu penumpang yang terdampak, InJourney Airports menyiapkan transportasi darat berupa bus gratis dari Bandara Soetta menuju empat kota, yakni Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya. Pada tahap awal, sebanyak delapan unit bus disiapkan, masing-masing dua bus untuk setiap tujuan. Keberangkatan perdana dijadwalkan pada Minggu (6/9/2026) pukul 21.00 WIB.
Arie menjelaskan, penumpang terdampak dapat melakukan pendaftaran keberangkatan melalui posko yang disiapkan di Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 Bandara Soetta. Informasi mengenai layanan tersebut juga disampaikan langsung oleh staf bandara kepada penumpang, termasuk tata cara pendaftarannya.
Menurut Arie, penyediaan bus gratis tersebut merupakan bagian dari Service Recovery Activation (SRA) yang dijalankan setelah aktivitas penerbangan di Bandara Soetta dihentikan demi keselamatan akibat indikasi sebaran abu vulkanik.
“Penyediaan bus ini sebagai bagian dari prosedur penanganan penumpang terdampak atau Service Recovery Activation (SRA) menyusul penghentian aktifitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta demi keselamatan karena indikasi sebaran abu vulkanik,” ujar Arie.
Tak hanya menyediakan transportasi darat, InJourney Airports juga menyiapkan makanan, minuman ringan, serta area khusus di terminal bagi penumpang yang terdampak. Jumlah armada dan waktu keberangkatan bus dapat ditambah apabila kebutuhan penumpang meningkat.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah juga menyiapkan transportasi bus dan kereta api secara gratis bagi penumpang yang penerbangannya dialihkan ke bandara alternatif. Beberapa bandara alternatif yang disiapkan antara lain Kertajati, Juanda, Yogyakarta International Airport (YIA), serta bandara di Semarang dan Solo.
“Bagi penumpang yang maskapainya memindahkan penerbangan ke bandara alternatif tersebut, disediakan transportasi alternatif melalui darat berupa bus dan kereta api,” kata Dudy.
InJourney Airports mengimbau calon penumpang untuk terus memantau informasi terbaru dari maskapai terkait status penerbangan, perubahan jadwal, maupun opsi perjalanan yang diberikan. Layanan penanganan penumpang akan terus dilakukan hingga operasional bandara dinyatakan kembali dibuka. (wg)
Komentar