Harga Minyak Naik Usai Minyak Mentah AS Menyusut

Divson
24 July 2024 13:49 WIB

Sender.co.id – Harga minyak naik dipicu turunnya persediaan minyak mentah AS. Sementara ekspektasi bahwa gencatan senjata di Timur Tengah yang mendekati kesepakatan akan menahan laju kenaikan harga minyak.

Persediaan minyak mentah, bensin, dan sulingan AS turun minggu lalu, menurut sumber pasar yang mengutip organisasi perdagangan American Petroleum Institute (API).

Harga minyak WTI telah turun 7% selama empat sesi sebelumnya dan harga minyak Brent merosot hampir 5% dalam tiga sesi sebelumnya.

Angka-angka API menunjukkan stok minyak mentah turun 3,9 juta barel dalam pekan yang berakhir 19 Juli, kata sumber yang tidak ingin disebutkan namanya. Persediaan bensin turun 2,8 juta barel dan sulingan berkurang 1,5 juta barel.

Ini merupakan pertama kalinya stok minyak mentah di Amerika Serikat turun selama empat minggu berturut-turut sejak September 2023.

Mengutip Reuters, pada Rabu (24/7), harga minyak mentah berjangka Brent untuk bulan September naik 46 sen menjadi US$ 81,47 per barel pada pukul 0020 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman bulan September naik 42 sen menjadi US$ 77,38 per barel.

Harga minyak turun ke level terendah enam minggu pada hari Selasa, dengan Brent ditutup pada level terendah sejak 9 Juni di tengah pembicaraan gencatan senjata antara Israel dan Hamas dalam sebuah rencana yang digariskan oleh Presiden AS Joe Biden pada bulan Mei dan dimediasi oleh Mesir dan Qatar. (*)

Komentar