Indonesia dan Latvia Perkuat Kerja Sama Bilateral

Divya Naila
06 September 2024 16:46 WIB

Sender.co.id - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi pada Kamis, 5 September 2024, menerima kunjungan resmi Menteri Luar Negeri Latvia, Baiba Brae, di Jakarta. Dalam pertemuan ini, kedua Menteri membahas sejumlah isu penting terkait peningkatan kerja sama bilateral dalam bidang politik, ekonomi, dan budaya, serta bertukar pandangan mengenai situasi terkini di tingkat regional dan global.

"Latvia adalah salah satu mitra dagang terbesar Indonesia di kawasan Baltik," ujar Menlu Retno. Tahun ini memperingati 31 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Latvia, yang dimulai pada tahun 1992. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral yang telah berlangsung lama.

Nilai perdagangan antara Indonesia dan Latvia tercatat mencapai USD 83,4 juta (Rp 1,2 triliun) pada tahun 2023, meningkat 2,74 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Retno menekankan bahwa meski secara geografis Indonesia dan Latvia berjauhan, kedua negara berbagi nilai dan tujuan yang sama, yaitu perdamaian, stabilitas global, dan kemakmuran bagi kedua bangsa.

Dalam pernyataan pers bersama, Menteri Luar Negeri menyoroti beberapa hal utama. Pertama, dalam kerja sama antar pemerintah, kedua Menlu menekankan pentingnya memperkuat dan melembagakan kerja sama antar pemerintah dan parlemen kedua negara. Kerja sama antar parlemen juga dinilai sangat penting, dan disambut baik pembentukan lembaga yang mendukungnya.

Kedua, dalam hal kerja sama ekonomi, Retno dan Brae sepakat untuk segera menyelesaikan negosiasi Indonesia-EU CEPA guna meningkatkan perdagangan kedua negara. Menlu Retno juga menyambut baik pembaruan MoU antara KADIN dan Kamar Dagang Latvia, dengan harapan bahwa hubungan bisnis, khususnya di bidang ekonomi hijau dan pariwisata berkelanjutan, terus berkembang.

Ketiga, dalam kerja sama di bidang pendidikan, budaya, dan ilmu pengetahuan. Retno menyampaikan minat Indonesia untuk mengeksplorasi kolaborasi dalam riset dan pendidikan antar negara. Ia juga berharap Latvia dapat mempermudah proses visa studi bagi mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan di sana.

Kedua negara terus memperkuat kerja sama di sektor pendidikan dan budaya. Potensi kolaborasi dalam penelitian dan kerja sama antar universitas menjadi fokus utama, termasuk kemudahan visa bagi pelajar Indonesia yang ingin belajar di Latvia.

Saat ini, kedua negara sedang merampungkan negosiasi MoU tentang Kerja Sama Budaya yang meliputi seni visual, pertunjukan, museum, perpustakaan, serta warisan budaya berwujud dan tak berwujud. Museum Riga Bourse Art di Latvia menampilkan 76 artefak budaya Indonesia, menjadikannya sebagai koleksi terbesar dari Asia Tenggara yang dipamerkan di sana.

Di luar isu bilateral, kedua Menlu juga bertukar pandangan mengenai isu-isu global dan regional yang menjadi perhatian bersama. Keduanya sepakat bahwa penegakan hukum internasional harus diterapkan secara konsisten dalam menangani persoalan global. Retno juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Latvia terhadap aplikasi Indonesia untuk bergabung dengan OECD. (DY)

Komentar