Indonesia Pamerkan Teknologi Kesehatan Unggulan di Expo Salud Perdana di Chile

Divya Naila
12 September 2024 15:57 WIB

Sender.co.id - KBRI Santiago bersama ITPC Santiago turut berpartisipasi dalam Expo Salud 2024, pameran kesehatan terbesar pertama di Chile, yang diselenggarakan di Metropolitan Santiago Convention Center oleh Fisa pada tanggal 9-11 September. Pameran ini mengangkat tema transformasi digital dalam penerapan teknologi di bidang kesehatan, dengan fokus pada kecerdasan buatan dan robotic medicine. Pemanfaatan teknologi digital dalam layanan kesehatan merupakan langkah penting bagi Chile untuk memperluas jangkauan dan memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif kepada masyarakat di berbagai daerah terpencil.

Expo Salud 2024 diikuti oleh 70 peserta pameran dari berbagai negara yang memamerkan 240 merek produk kesehatan. Dalam kesempatan ini, KBRI Santiago menampilkan beberapa perusahaan produsen alat kesehatan dari Indonesia, seperti Oneject Indonesia, Haloni Jane, Sugih Instrumendo Abadi, serta produsen obat herbal, Dami Sariwana. Produk unggulan Indonesia yang dipamerkan, seperti inovasi jarum suntik pintar, smart syringe, safe syringe, dan miracle jex (jarum suntik tanpa jarum), menawarkan kualitas terbaik dan belum tersedia di Chile.

Stan Indonesia menarik perhatian besar dari pengunjung yang berasal dari berbagai fasilitas kesehatan, baik publik maupun swasta, klinik kecantikan, serta importir dan distributor alat kesehatan di Chile. Mereka menunjukkan minat untuk memasok alat medis sekali pakai dari Indonesia, seperti jarum suntik, blood tubes, dan perlengkapan medis lainnya dalam jumlah besar. Permintaan ini sejalan dengan rencana Pemerintah Chile untuk membangun dan melengkapi rumah sakit baru di berbagai wilayah.

Keberhasilan produsen Indonesia dalam Expo Salud ini didukung oleh Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI), yang aktif mendorong penetrasi pasar alat kesehatan Indonesia di kawasan Amerika Latin dan Karibia, termasuk Chile. KBRI Santiago terus membuka peluang dan memfasilitasi pelaku usaha alat kesehatan untuk menjalin kerja sama di negara akreditasi. (DY)

Komentar