Ini Tips Mendidik Anak Agar Mencegah Pelecehan Seksual

Lucky Ferdianto
08 September 2024 18:38 WIB

Sender.co.id - PSIKOLOG Universitas Gadjah Mada (UGM) Novi Poespita Candra dan psikolog lulusan Universitas Indonesia Rahmatika Septina Chairunnisa membagikan tips bagi orangtua dalam mengedukasi anak untuk mencegah mereka menjadi pelaku atau korban pelecehan seksual.

"Anak-anak cenderung belajar dari apa yang dilakukan orang dewasa di sekitar mereka. Maka, orangtua, terutama ayah, patut memberikan contoh nyata bagaimana menghormati orang lain, baik sesama jenis maupun lawan jenis," kata Novi, dikutip dari mediaindonesia Minggu (8/9).

Selain memberikan contoh baik pada anak, Novi menjelaskan bahwa orangtua juga perlu berdialog dengan anak agar mereka dapat berpikir kritis dan mempertanggungjawabkan sikap mereka.

Ia menambahkan jangan lupa berikan pemahaman pada anak pentingnya menjaga tubuh mereka agar terhindar dari pelecehan seksual.

"Pembelajaran terbaik dengan anak-anak adalah dengan cara berdialog, bagus lagi anak-anak diajarkan berliterasi dan punya banyak referensi
terkait pentingnya menjaga tubuh agar terhindar dari pelecehan," kata Novi.

"Mereka, baik laki-laki juga perempuan, perlu diajarkan mengenali dan menghargai tubuh mereka sendiri, apalagi tubuh orang lain serta dikenalkan dampak jangka panjang jika tidak menghargai orang lain," sambungnya.

Sementara itu, Psikolog dari Sekolah Bianglala Bandung Rahmatika mengatakan orangtua perlu membangun hubungan yang positif terhadap anak.

Selain mendengarkan, memahami, dan memenuhi kebutuhan anak, orangtua juga perlu memberikan aturan dan batasan yang perlu anak patuhi agar mereka tidak bertindak di luar batas.

"Pentingnya penanaman nilai-nilai yang berlaku di keluarga, budaya, dan agama sejak dini pada anak. Orangtua perlu mencontohkan penerapan
nilai-nilai tersebut dalam kesehariannya," ujarnya.

Rahmatika lebih lanjut mengatakan ada sejumlah hal yang perlu orangtua lakukan untuk mengedukasi anak-anak agar mereka tidak menjadi pelaku maupun korban pelecehan. Salah satunya dengan memberi tahu mereka akan pentingnya menjaga tubuh masing-masing.

"Ajarkan anak mengenai nama dan fungsi dari setiap bagian tubuhnya sehingga mereka dapat memahami kenapa tubuhnya harus dijaga, serta beritahu bagian mana saja yang boleh dan tidak boleh dilihat juga disentuh orang lain," kata Rahmatika.

Selain itu, beritahukan anak jika ada beberapa situasi yang membuat orang lain boleh menyentuh tubuh mereka. Misalnya, ketika anak diperiksa dokter atau orangtua yang ingin membantu membersihkan alat kelamin anak setelah buang air karena usianya yang masih kecil. (LF)

Komentar