KBRI Beijing Selenggarakan Upacara HUT RI dengan 300 WNI

Redaksi Sender
17 August 2024 15:30 WIB

Sender.co.id - Pada hari Sabtu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing mengadakan upacara peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan RI di halaman KBRI yang dihadiri oleh sekitar 300 warga negara Indonesia (WNI).

Duta Besar RI untuk China dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, bertindak sebagai inspektur upacara yang dipimpin oleh Pembantu Umum Atase Pertahanan Mayor Sus M. Rezka P. Ramdhani.

Upacara tersebut melibatkan 10 mahasiswa dan pelajar Indonesia di Beijing yang bertugas sebagai pasukan pengibar bendera Merah Putih. Dubes Djauhari mengenakan pakaian adat Betawi berwarna hitam yang dipadukan dengan kain Tanimbar, Maluku, berwarna merah, serta peci hitam.

Peserta upacara terdiri dari diplomat, staf lokal, masyarakat, dan beberapa "guiqiao"—warga negara China yang pernah tinggal di Indonesia sebelum kembali ke China pada tahun 1950-1960.

Perayaan dilanjutkan dengan "Indonesia Fair Gempita Merdeka" dari pukul 11.00 hingga 18.30 waktu setempat, yang merupakan program unggulan KBRI Beijing untuk mempromosikan budaya, pariwisata, dan produk Indonesia.

Indonesia Fair menawarkan lebih dari 20 produk unggulan Indonesia, termasuk makanan seperti sate, siomay, nasi kapau, rendang, soto betawi, dan sup ayam. Selain itu, acara ini menampilkan hiburan dari musisi dan penari Indonesia.

Pendaftaran untuk Indonesia Fair dibuka hingga H-3 dan ditutup setelah mencapai kapasitas maksimum 5.000 orang. Tahun 2023, Indonesia Fair menarik lebih dari 5.000 pengunjung dengan transaksi sekitar 214.750 yuan (sekitar Rp470 juta).

Pada 9 Agustus 2023, KBRI Beijing juga mengundang sekitar 40 anggota komunitas "guiqiao" untuk bersilaturahmi dan mengenang masa lalu mereka di Indonesia.

Pada 30 Juni 2024, KBRI Beijing mengadakan "family gathering" dengan berbagai perlombaan di Taman Chaoyang sebagai bagian dari perayaan HUT ke-79 RI. Perlombaan tersebut melibatkan diplomat, staf lokal, keluarga KBRI, Bank Indonesia Perwakilan Beijing, Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), International Finance Corporation (IFC), serta mahasiswa Indonesia di Beijing. Perlombaan mencakup makan kerupuk, balap karung, tarik tambang, lari kelereng, dan memasukkan bendera ke dalam gelas, diakhiri dengan Tari Tobelo. (DY)

Sumber: AntaraNews

Komentar