(Mengenang Ismail Haniyeh, Palestina tetapkan 3 Agustus sebagai Hari Solidaritas)
Sender.co.id - Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, mengumumkan bahwa 3 Agustus 2024 telah ditetapkan sebagai hari solidaritas nasional dan internasional untuk Gaza dan tahanan Palestina.
"Hari ini akan menandai dimulainya gerakan rakyat yang berkelanjutan untuk memasuki fase baru dalam mengekspresikan dukungan kita. Kami akan menunjukkan tekad dan keyakinan dalam perjuangan yang adil dengan dukungan penuh masyarakat untuk bertindak tegas menghentikan genosida di Gaza dan menyelamatkan para tahanan," ungkap Dubes Zuhair di Kedutaan Besar Palestina di Jakarta, Selasa (7/8/2024).
Menurutnya, kejahatan yang dilakukan oleh Israel sejak awal adalah genosida dan telah melampaui semua batas.
"Tentara mereka mendokumentasikan kejahatannya, merasa bangga, dan mempromosikannya di bawah perintah pemimpin mereka yang secara terbuka menyatakan niat untuk membunuh kami," tambahnya.
Lebih lanjut, Dubes Zuhair menyatakan bahwa Israel bertindak seolah-olah mereka kebal hukum berkat hak veto Amerika Serikat. "Mereka tidak mendapatkan hukuman, sementara hak hidup kami dirampas," katanya.
Sebelumnya, kantor berita Iran IRNA melaporkan bahwa mendiang kepala biro politik Hamas, Ismail Haniyeh, menyerukan agar 3 Agustus ditetapkan sebagai hari dukungan internasional untuk tahanan Palestina dan Gaza.
Haniyeh menjelaskan bahwa penetapan 3 Agustus sebagai hari solidaritas adalah respons terhadap genosida yang dilakukan oleh "pendudukan Nazi-Zionis" terhadap rakyat Gaza yang masih berlangsung hingga kini dan telah memasuki bulan ke-11.
Penetapan ini juga sebagai tanggapan atas tingginya jumlah tahanan yang tewas di penjara dan pusat penahanan Israel, yang belum pernah terjadi sebelumnya. Haniyeh berharap 3 Agustus akan menjadi hari yang berpengaruh dan signifikan di seluruh Palestina dan dunia Arab. (DY)
Sc: antaranews.com
Komentar