(Pasukan Israel di kompleks Al Aqsa/istimewa)
Sender.co.id - Pelanggaran yang dilakukan oleh
pasukan pendudukan Israel (IOF) dan pemukim di Yerusalem dan situs-situs suci
di sana terus meningkat.
Kantor
Gubernur yang dikelola Palestina mengatakan bahwa IOF semakin memperketat
cengkeramannya terhadap Masjid Al Aqsa dan mencegah akses bagi para jamaah
Muslim yang ingin masuk.
Bahkan, IOF disebut telah memberikan perlindungan penuh terhadap para pemukim
ilegal Yahudi untuk melakukan ritual Talmud di situs Islam tersebut.
Gubernur Palestina menegaskan bahwa apa yang dilakukan para pemimpin dan
pasukan Israel di Jalur Gaza jelas menunjukkan upaya mereka mengusai Yerusalem,
terutama Masjid Al Aqsa.
Mereka memperingatkan bahwa Masjid Al-Aqsa dalam bahaya, dan dunia harus campur
tangan sebelum terlambat.
"Praktik-praktik ini merupakan awal dari penerapan realitas baru di
lapangan, yang membuka jalan bagi pembagian wilayah Masjid dan Kompleks
Al-Aqsa," bunyi pernyataan tersebut, seperti dikutip dari Middle East
Monitor pada Selasa (10/9).
Menurut Gubernur, agresi Israel terhadap rakyat Palestina meliputi pembunuhan,
penangkapan, pembongkaran, penghancuran, pemindahan, tahanan rumah, dan
penganiayaan rasis di seluruh wilayah pendudukan tidak akan membuat mereka
gentar memperjuangkan hak-haknya.
“Semua ini tidak akan berhasil membungkam rakyat Palestina atau mencegah mereka
mempertahankan tempat-tempat suci mereka dan melindungi Al-Aqsa,"
tegasnya.
Sebagai penutup, Gubernur Yerusalem memberi penghormatan kepada rakyat
Palestina di semua provinsi, kota, dan desa, terutama mereka yang teguh di ibu
kota pendudukan, yang dikepung dan dicegah oleh pendudukan untuk mengakses dan
beribadah di Al-Aqsa.
“Mereka mempertahankannya dengan segala yang mereka miliki, dengan tekad, keteguhan, dan ketahanan," pungkasnya. (VE)
Komentar